kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Takata berencana mengajukan kebangkrutan


Sabtu, 24 Juni 2017 / 09:40 WIB


Sumber: CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Ini kabar mengejutkan dari perusahaan onderdil Jepang, Takata. The Wall Street Journal dengan mengutip sumber anonim melaporkan, Dewan Direksi Takata bersiap untuk meninjau kembali rencana pengajuan kebangkrutan selama akhir pekan.

Rencananya, pengajuan kebangkrutan akan dilakukan di AS dan Jepang. Selain itu, Takata juga memiliki rencana sementara untuk menjual bisnis mereka ke perusahaan pesaing Key Safety Systems senilai $ 1,6 miliar.

Laporan itu juga menulis, Sumitomo Mitsui Banking membantu Takata dalam pengajuan kebangkrutan tersebut.

Pemasok onderdil mobil ini membuat komponen kantung udara (airbag) yang berbahaya sehingga mendapatkan tuntutan hukum dari sejumlah produsen otomotif terkemuka dunia. Pasalnya, airbag produksi Takata terkait dengan sejumlah kasus kecelakaan yang menyebabkan kematian dan luka-luka.

Takata sendiri mengaku bersalah atas aksi kriminal dan diperintahkan membayar denda sebesar US$ 1 miliar sebagai pinalti karena memberi laporan yang menyesatkan mengenai keamanan sistem airbag produksinya.

Di AS, ada 19 produsen mobil yang masih melakukan recall 42 juta kendaraan yang dilengkapi dengan airbag Takata.

Pada Mei, Toyota, Subaru, Mazda dan BMW semuanya menggugat Takata dengan nilai tuntutan lebih dari US$ 550 juta.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×