kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.777.000   23.000   1,31%
  • USD/IDR 16.870   0,00   0,00%
  • IDX 5.968   -28,15   -0,47%
  • KOMPAS100 844   -3,39   -0,40%
  • LQ45 669   1,60   0,24%
  • ISSI 186   -0,64   -0,35%
  • IDX30 353   0,28   0,08%
  • IDXHIDIV20 432   5,08   1,19%
  • IDX80 96   -0,04   -0,04%
  • IDXV30 101   -0,42   -0,41%
  • IDXQ30 118   1,53   1,32%

Temuan Inggris: Orang yang telah divaksinasi bisa menularkan varian Delta


Selasa, 10 Agustus 2021 / 12:55 WIB
Temuan Inggris: Orang yang telah divaksinasi bisa menularkan varian Delta
ILUSTRASI. Seorang wanita mengenakan masker di tengah wabah Covid-19 berjalan di depan Bank of England di London, Inggris, 11 Maret 2020. REUTERS/Henry Nicholls.


Sumber: Al Jazeera | Editor: S.S. Kurniawan

Temuan PHE sejalan dengan temuan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), yang pekan lalu menimbulkan kekhawatiran bahwa orang yang divaksinasi dan terinfeksi varian Delta bisa, tidak seperti varian lain, dengan mudah menularkannya.

Vaksin telah terbukti memberikan perlindungan yang baik terhadap penyakit parah dan kematian akibat varian Delta, terutama dengan dua dosis. Tetapi, masih sedikit data tentang apakah orang yang divaksinasi masih bisa menularkannya kepada orang lain.

“Beberapa temuan awal menunjukkan, tingkat virus pada mereka yang terinfeksi varian Delta yang telah divaksinasi mungkin serupa dengan tingkat yang ditemukan pada orang yang tidak divaksinasi,” ungkap PHE, seperti dilansir Al Jazeera.

“Ini mungkin berimplikasi pada penularan orang, apakah mereka telah divaksinasi atau tidak. Namun, ini adalah analisis eksplorasi awal dan studi yang ditargetkan lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi apakah ini masalahnya,” sebut PHE.

Selanjutnya: Bersin berlebihan bisa jadi tanda terinfeksi varian Delta, waspada!



TERBARU

[X]
×