kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.744   5,00   0,03%
  • IDX 6.231   69,16   1,12%
  • KOMPAS100 825   12,33   1,52%
  • LQ45 634   13,56   2,19%
  • ISSI 219   0,61   0,28%
  • IDX30 362   7,71   2,17%
  • IDXHIDIV20 447   10,23   2,34%
  • IDX80 95   1,50   1,60%
  • IDXV30 123   1,57   1,29%
  • IDXQ30 117   2,65   2,32%

Terbanyak di luar China, total 14 warga Iran meninggal akibat virus corona


Selasa, 25 Februari 2020 / 16:06 WIB
ILUSTRASI. Pria mengenakan masker saat pemilihan parlemen di tempat pemungutan suara di Teheran, Iran, 21 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - DUBAI. Dua lagi warga Iran yang terinfeksi virus corona baru meninggal, menjadikan jumlah korban tewas menjadi 14 di Republik Islam. Ini angka kematian tertinggi di luar China.

"Tes menunjukkan, mereka memiliki virus corona baru," kata Kepala Medical Science University of Saveh seperti dikutip Reuters dari situs media Eghtesaonline, Selasa (25/2).

Pada Senin (24/2), Kementerian Kesehatan Iran menyatakan, sebanyak 61 orang terjangkit Covid-19. Iran telah berjuang untuk mengendalikan virus corona sejak Rabu (19/2), pasca mengkonfirmasi dua kematian pertama di Kota Qom.

Baca Juga: WHO minta Indonesia tetap siaga terhadap sebaran virus corona

Pihak berwenang telah memerintahkan pembatalan acara yang melibatkan massa serta penutupan sekolah, universitas, dan kompleks olahraga secara nasional sebagai tindakan pencegahan.

Pemerintah Iran kemarin membantah klaim anggota parlemen yang menyebutkan jumlah korban jiwa akibat Covid-19 bisa mencapai 50 orang. Pemerintah Iran bersumpah untuk terbuka tentang penyebaran virus corona.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×