kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.956   -17,00   -0,09%
  • IDX 5.979   95,32   1,62%
  • KOMPAS100 777   13,58   1,78%
  • LQ45 588   10,12   1,75%
  • ISSI 207   3,61   1,77%
  • IDX30 333   6,04   1,85%
  • IDXHIDIV20 409   6,96   1,73%
  • IDX80 88   1,56   1,80%
  • IDXV30 111   2,24   2,06%
  • IDXQ30 107   1,95   1,86%

Termasuk Lion Air, ini daftar maskapai yang membatalkan penerbangan dari dan ke China


Jumat, 31 Januari 2020 / 09:26 WIB
ILUSTRASI. Wisatawan asal China saat tiba di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (28/1/2020). Saat ini ada sekitar 40.000 penumpang keberangkatan dan kedatangan internasional yang hilir mudik ke Bandara Soekarno-Hatta. Data terakhir mencatat wabah Corona sudah


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - HONG KONG. Maskapai penerbangan mulai menangguhkan penerbangan ke China setelah wabah virus corona baru makin menyebar dan makin banyak korban bertumbangan. Hingga Jumat (31/1), virus corona telah menewaskan sedikitnya 213 orang dan menginfeksi 9.692 orang.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga sudah mengumumkan keadaan darurat global wabah virus corona karena jumlah korban bertambah dengan cepat.

Nah, berikut bebarapa maskapai penerbangan yang sudah menangguhkan penerbangan ke China seperti dikutip Reuters:

Baca Juga: Update Virus Corona: Terjangkit 9.720, tewas 213, sembuh 171 (31/1 - 07:38 WIB)

1. Air Canada

Air Canada menyatakan sejak 28 Januari membatalkan penerbangan tertentu ke China.

2. Air France

Air France menyebutkan pada 30 Januari telah menangguhkan semua jadwal penerbangan ke dan dari China daratan sampai 9 Februari 2020.

3. Air India

Air membatalkan penerbangan Mumbai-Delhi-Shanghai dari 31 Januari hingga 14 Februari.

4. Air Seoul

Perusahaan penerbangan murah Korea Selatan, Air Seoul mengatakan pada 28 Januari, telah menangguhkan semua penerbangan ke China.

5. Air  Tanzania

Perusahaan penerbangan milik pemerintah Tanzania mengatakan akan menunda penerbangan perdananya ke Cina. Mereka telah merencanakan memulai penerbangan charter ke China pada bulan Februari 2020.

Baca Juga: Korban berjatuhan, WHO resmi menyatakan darurat global wabah virus corona




TERBARU

[X]
×