kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Terus bertambah, korban meninggal akibat virus corona jadi 26 orang


Jumat, 24 Januari 2020 / 15:32 WIB
ILUSTRASI. Penumpang memakai masker untuk mencegah terjangkit virus corona baru di Stasiun Kereta Cepat West Kowloon di Hong Kong, China, 23 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Hingga Jumat (24/1) siang, China mengkonfirmasi 830 kasus pasien yang terinfeksi virus corona baru. Sementara jumlah kematian akibat virus itu bertambah menjadi 26 orang.

Komisi Kesehatan Nasional China, Jumat (24/1), mengatakan, saat ini pihaknya tengah memeriksa 1.072 pasien terduga terjangkiti virus Wuhan, sebutan untuk virus mematikan tersebut.

Virus yang bermula dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, telah menyebar ke kota-kota besar lainnya di negeri tembok raksasa, termasuk ibu kota negara Beijing, Shanghai, dan Hong Kong.

Baca Juga: Duh, dua lagi positif mengidap virus corona di Singapura

Setelah menggelar pertemuan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (23/1) menyatakan, "status darurat wabah virus corona baru di China", tapi belum darurat global.

Komisi Kesehatan Nasional China menyebutkan, jumlah kematian bertambah setelah ada delapan orang meninggal lagi pada Kamis (23/1), dan 259 kasus baru terkonfirmasi di seluruh negeri.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×