kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Terus bertambah, korban meninggal akibat virus corona jadi 26 orang


Jumat, 24 Januari 2020 / 15:32 WIB
ILUSTRASI. Penumpang memakai masker untuk mencegah terjangkit virus corona baru di Stasiun Kereta Cepat West Kowloon di Hong Kong, China, 23 Januari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Dari total 830 kasus, sebanyak 177 dalam kondisi serius," kata Komisi Kesehatan Nasional China seperti dikutip Channelnewsasia.com. Tapi, 34 orang di antaranya sudah sembuh dan boleh pulang.

Baca Juga: Virus corona: China akan bangun rumah sakit dengan 1.000 tempat tidur dalam sepekan

Untuk menahan penyebaran wabah itu, Pemerintah Wuhan menangguhkan layanan transportasi publik pada Kamis (23/1), termasuk penerbangan keluar kota berpenduduk 11 juta jiwa itu.

Pemerintah Wuhan juga mengisolasi kota, dengan melarang penduduk untuk tidak bepergian. Beberapa jam kemudian, tetangga Wuhan, Huanggang, kota berpenduduk sekitar 7 juta orang mengumumkan tindakan serupa.

"Pengisolasian 11 juta orang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kesehatan masyarakat," kata Gauden Galea, Perwakilan WHO di Beijing, seperti dilansir Channelnewsasia.com.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×