Tetapkan harga IPO di 90.000 won, Kakao Pay diproyeksi kantongi US$ 1,28 miliar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:51 WIB   Reporter: Anna Suci Perwitasari
Tetapkan harga IPO di 90.000 won, Kakao Pay diproyeksi kantongi US$ 1,28 miliar

ILUSTRASI. Kakao Pay segera IPO


KONTAN.CO.ID - SEOUL. Rencana Kakao Pay Corp untuk menggelar penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) tinggal tinggal selangkah lagi. Perusahaan asal Korea Selatan ini telah menetapkan harga IPO di level 90.000 won per saham.

Penetapan harga IPO ini diberikan perusahaan tersebut dalam pengajuan peraturan yang berikan pada hari ini (22/10).

Sekedar mengingatkan, Kakao Pay memberikan harga kisaran IPO dalam rentang 60.000 won-90.000 won. Artinya, harga penetapan IPO Kakao Pay ini berada di level tertinggi.

Dengan penetapan harga IPO ini, Kakoa Pay diproyeksi dapat mengumpulkan dana segar hingga 1,5 triliun won atau setara US$ 1,28 miliar.

Kakao Pay yang kini juga didukung oleh Ant Group, telah memangkas target IPO sebesar 6% pada akhir Agustus. Ini dilakukan setelah otoritas setempat mengatakan perusahaan perlu mengirimkan kembali pernyataan pendaftaran IPO-nya.

Baca Juga: Kakao Pay tunda rencana IPO senilai US$ 1,28 miliar, ini alasannya

Bulan lalu, Kakao Pay juga menunda IPO dan menjadwalkan kembali rencana go public itu hingga bulan November.

Perusahaan fintech ini merupakan sebuah unit dari perusahaan layanan pesan seluler terkemuka Korea Selatan Kakao Corp. Kakao Pay menyediakan layanan keuangan termasuk transfer uang, rekening tabungan, dan manajemen aset.

Perusahaan, di mana Kakao Corp menguasai 55% saham dan Alipay dari Ant Group memegang 45%, memperkirakan valuasinya akan mencapai 11,7 triliun won dengan IPO ini.

Penjamin emisi untuk aksi korporasi ini adalah Samsung Securities, JP Morgan dan Goldman Sachs.

Diperkirakan Kakoa Pay akan resmi terdaftar di bursa Korea Selatan pada 3 November mendatang.

 

Selanjutnya: Loyo, rupiah Jisdor melemah ke Rp 14.162 per dolar AS pada Jumat (22/10)

 

Editor: Anna Suci Perwitasari

Terbaru