CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Thailand-Kamboja Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata


Sabtu, 27 Desember 2025 / 11:41 WIB
Thailand-Kamboja Tandatangani Perjanjian Gencatan Senjata
ILUSTRASI. Peta konflik perbatasan antara Thailand dan Kamboja (The Humanitarian Data Exchange/via REUTERS) Thailand dan Kamboja sepakat pada hari Sabtu (27/12) untuk menghentikan bentrokan perbatasan yang sengit selama berminggu-minggu.


Sumber: CNA | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Thailand dan Kamboja sepakat pada hari Sabtu (27/12) untuk menghentikan bentrokan perbatasan yang sengit selama berminggu-minggu, pertempuran terburuk dalam beberapa tahun terakhir antara negara-negara Asia Tenggara yang meliputi serangan jet tempur, saling tembak roket, dan gempuran artileri.

"Kedua belah pihak sepakat untuk mempertahankan penempatan pasukan saat ini tanpa pergerakan lebih lanjut," kata menteri pertahanan mereka dalam pernyataan bersama tentang gencatan senjata, yang akan berlaku pada siang hari waktu setempat (pukul 1 siang di Singapura).

Baca Juga: Untuk Pertama Kalinya, China Resmi Atur Pesawat Nirawak Lewat UU Penerbangan

"Penguatan pasukan apa pun akan meningkatkan ketegangan dan berdampak negatif pada upaya jangka panjang untuk menyelesaikan situasi," menurut pernyataan yang dirilis di media sosial oleh Kementerian Pertahanan Kamboja.

Kesepakatan yang ditandatangani oleh Menteri Pertahanan Thailand Natthaphon Narkphanit dan mitranya dari Kamboja, Tea Seiha, mengakhiri pertempuran selama 20 hari yang telah menewaskan sedikitnya 101 orang dan menyebabkan lebih dari setengah juta orang mengungsi di kedua belah pihak.

Bentrokan kembali berkobar pada awal Desember setelah gagalnya gencatan senjata yang telah dibantu oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menghentikan pertempuran sebelumnya pada bulan Juli.

Baca Juga: Jam Malam Yangon Dicabut Jelang Pemilu


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×