kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.128   3,00   0,02%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

The Fed beri sinyal menahan bunga acuan


Rabu, 16 April 2014 / 21:24 WIB
ILUSTRASI. Banyak Sentimen Positif, Kapan Waktu Tepat Beli atau Jual Saham BUMI?


Sumber: Reuters | Editor: Sandy Baskoro

FARGO. Bank sentral Amerika Serikat (The Fed) tidak harus mengerek suku bunga acuan, hingga perekonomian AS benar-benar kuat. Demikian kesimpulan dari pernyataan dua anggota Komite The Fed.

Presiden The Fed Mineapolis, Narayana Kocherlakota, menjelaskan bunga acuan rendah bisa mendorong pemulihan AS. Jika pebisnis dan rumah tangga yakin The Fed segera mengerek bunga acuan, mungkin mereka ingin menyimpan uang daripada membelanjakan. "Ini menghambat pemulihan," ungkap Kocherlakota, Selasa (15/4).

Lantaran inflasi masih rendah, The Fed tetap akomodatif. Jika pemulihan menguat, The Fed mungkin menaikkan suku bunga secara bertahap. Inflasi menguat sedikit bulan lalu, tapi masih jauh di bawah target 2%.

Presiden The Fed Bos-ton, Eric Rosengren, juga menjanjikan mempertahankan bunga rendah hingga target lapangan kerja dan inflasi bank sentral tercapai. Tingkat pengangguran saat ini 6,7%, di atas level wajar berkisar 5%-6%.




TERBARU

[X]
×