kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

The Fed beri sinyal menahan bunga acuan


Rabu, 16 April 2014 / 21:24 WIB
ILUSTRASI. Banyak Sentimen Positif, Kapan Waktu Tepat Beli atau Jual Saham BUMI?


Sumber: Reuters | Editor: Sandy Baskoro

FARGO. Bank sentral Amerika Serikat (The Fed) tidak harus mengerek suku bunga acuan, hingga perekonomian AS benar-benar kuat. Demikian kesimpulan dari pernyataan dua anggota Komite The Fed.

Presiden The Fed Mineapolis, Narayana Kocherlakota, menjelaskan bunga acuan rendah bisa mendorong pemulihan AS. Jika pebisnis dan rumah tangga yakin The Fed segera mengerek bunga acuan, mungkin mereka ingin menyimpan uang daripada membelanjakan. "Ini menghambat pemulihan," ungkap Kocherlakota, Selasa (15/4).

Lantaran inflasi masih rendah, The Fed tetap akomodatif. Jika pemulihan menguat, The Fed mungkin menaikkan suku bunga secara bertahap. Inflasi menguat sedikit bulan lalu, tapi masih jauh di bawah target 2%.

Presiden The Fed Bos-ton, Eric Rosengren, juga menjanjikan mempertahankan bunga rendah hingga target lapangan kerja dan inflasi bank sentral tercapai. Tingkat pengangguran saat ini 6,7%, di atas level wajar berkisar 5%-6%.




TERBARU

[X]
×