kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

The Fed beri sinyal menahan bunga acuan


Rabu, 16 April 2014 / 21:24 WIB
ILUSTRASI. Banyak Sentimen Positif, Kapan Waktu Tepat Beli atau Jual Saham BUMI?


Sumber: Reuters | Editor: Sandy Baskoro

FARGO. Bank sentral Amerika Serikat (The Fed) tidak harus mengerek suku bunga acuan, hingga perekonomian AS benar-benar kuat. Demikian kesimpulan dari pernyataan dua anggota Komite The Fed.

Presiden The Fed Mineapolis, Narayana Kocherlakota, menjelaskan bunga acuan rendah bisa mendorong pemulihan AS. Jika pebisnis dan rumah tangga yakin The Fed segera mengerek bunga acuan, mungkin mereka ingin menyimpan uang daripada membelanjakan. "Ini menghambat pemulihan," ungkap Kocherlakota, Selasa (15/4).

Lantaran inflasi masih rendah, The Fed tetap akomodatif. Jika pemulihan menguat, The Fed mungkin menaikkan suku bunga secara bertahap. Inflasi menguat sedikit bulan lalu, tapi masih jauh di bawah target 2%.

Presiden The Fed Bos-ton, Eric Rosengren, juga menjanjikan mempertahankan bunga rendah hingga target lapangan kerja dan inflasi bank sentral tercapai. Tingkat pengangguran saat ini 6,7%, di atas level wajar berkisar 5%-6%.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×