kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.564.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.002   -55,00   -0,30%
  • IDX 5.279   282,28   5,65%
  • KOMPAS100 680   48,89   7,75%
  • LQ45 530   41,89   8,58%
  • ISSI 180   7,15   4,15%
  • IDX30 298   24,37   8,92%
  • IDXHIDIV20 389   32,13   9,00%
  • IDX80 78   5,77   7,97%
  • IDXV30 108   7,16   7,11%
  • IDXQ30 98   8,45   9,41%

The Fed: Efek default utang Yunani ke perbankan AS tidak signifikan


Kamis, 23 Juni 2011 / 10:52 WIB
ILUSTRASI. Berdasarkan data PIPU Bank Indonesia, bunga deposito tertinggi di perbankan sebesar 5,88%.


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

WASHINGTON. Pemimpin The Fed Ben S. Bernake mengatakan jika Yunani mengalami gagal bayar alias default, hal itu tidak akan berpengaruh banyak terhadap perbankan di US.

"Kami telah meminta perbankan AS untuk melakukan stress test dan melindungi posisi mereka, misalnya dengan menjalankan lindung nilai. Sehingga jika utang Yunani mengalami default, nantinya tidak akan mempengaruhi kondisi perbankan AS," ujarnya setelah rapat dengan Federal Open Market Committee.

Bernake serta Daniel Tarullo, Gubernur The Fed, telah melakukan perubahan besar dengan membentuk Large Institution Supervision Coordinating Committee. Lembaga ini bertugas mengidentifikasi risiko sistem keuangan secara menyeluruh yang berisi puluhan ekonom dan para ahli terkait.

Akhir pekan ini, Bernake akan berkunjung ke Basel, Swiss untuk membahas peraturan perbankan dengan para supervisor di sana. Mereka saat inisedang mempertimbangkan jumlah modal ekstra bank yang harus dipersiapkan untuk menghadapi risiko kondisi keuangan dunia saat ini.

"Kita harus meyakinkan bahwa perbankan tidak akan mengalami kegagalan pembayaran meski mendapatkan efek dari sistem finansial global. Kita butuh persiapan ekstra untuk itu," ujar Bernake.





TERBARU

[X]
×