kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Tidak mendapat hak bersuara,Taiwan menuding WHO berpihak pada China


Senin, 24 Mei 2021 / 13:35 WIB
ILUSTRASI. Bendera Taiwan digantung di atas jalan-jalan di Taoyuan, Taiwan, 13 Mei 2021.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

China mengatakan Taiwan hanya dapat mengambil bagian jika mengakui bahwa mereka adalah bagian dari China, bukan negara merdeka. Syarat tersebut tentunya tidak akan dituruti oleh Taiwan.

Taiwan mendesak WHO untuk mempertahankan sikap profesional dan netral, menolak campur tangan politik China, dan mengizinkan Taiwan bergabung dengan program WHO.

"Kami mendesak WHO agar mengizinkan Taiwan untuk bergabung dengan pertemuan, mekanisme, dan kegiatan WHO untuk melindungi kesejahteraan umat manusia dan bersama-sama memerangi penyakit," tulis pernyataan resmi pemerintah Taiwan.

Pekan lalu, pejabat urusan hukum WHO Steve Solomon, mengatakan bahwa keikutsertaan Taiwan sebagai pengamat dalam pertemuan WHO tergantung pada kesepakatan semua negara anggota. 

Sejauh ini Taiwan juga telah menjalin kerja sama dengan WHO tentang pengendalian Covid-19 tanpa hambatan.

Selanjutnya: Taipei curiga, China blokir Taiwan untuk membeli vaksin Covid-19




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×