kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Tolak klaim AS, China: Berhentilah membuat perpecahan di Laut China Selatan


Selasa, 14 Juli 2020 / 15:48 WIB
ILUSTRASI. Kapal selam Amerika Serikat. China menolak klaim Amerika Serikat soal Laut China Selatan.(U.S. Navy photo by Mass Communication Specialist Seaman Brandon L. Harris)


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Dalam perubahan kebijakan untuk Washington, yang tidak memiliki klaim di wilayah tersebut, AS secara resmi mengatakan pihaknya menentang serangkaian klaim China terhadap perairan yang mencakup sekitar 85% dari Cina Selatan. 

"Dunia tidak akan membiarkan Beijing memperlakukan Laut China Selatan sebagai kerajaan maritimnya," kata Pompeo.

Baca Juga: Uni Emirat Arab akan cetak sejarah ke planet Mars, ini jadwalnya

Sementara Pompeo tidak secara khusus mengatakan Washington memihak dalam sengketa kedaulatan, ia jelas menolak klaim China untuk fitur terendam, termasuk Mischief Reef, Second Thomas Shoal, James Shoal, Vanguard Bank dan Natuna Besar, dan menggambarkan klaim Beijing atas sumber daya lepas pantai di sebagian besar Laut Cina Selatan sebagai pelanggaran hukum.

Pernyataan Pompeo menambah konfrontasi yang semakin intensif antara China dan AS terkait perdagangan, Covid-19, hak asasi manusia di Xinjiang dan hukum keamanan nasional di Hong Kong.

Awal bulan ini, AS mengirim dua kapal induk, USS Ronald Reagan dan USS Nimitz, dan empat kapal perang lainnya ke Laut China Selatan untuk latihan. Sementara China mengadakan latihan sendiri di sekitar Kepulauan Paracel di perairan sensitif.

Baca Juga: Tak diduga, kinerja ekspor China naik 0,5% pada Juni




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×