kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Trump dan Zelensky Dijadwalkan Bertemu di Washington Pekan Depan


Jumat, 24 Juli 2026 / 20:50 WIB
Trump dan Zelensky Dijadwalkan Bertemu di Washington Pekan Depan
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dijadwalkan menggelar pertemuan di Washington pada Selasa pekan depan (REUTERS/Liesa Johannssen)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dijadwalkan menggelar pertemuan di Washington pada Selasa pekan depan. Informasi tersebut disampaikan seorang pejabat Gedung Putih pada Jumat (24/7/2026).

Seorang sumber dari Ukraina mengatakan Zelensky berminat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat. Namun, timnya masih menunggu konfirmasi resmi dari Gedung Putih terkait jadwal Presiden Donald Trump.

Hingga berita ini ditulis, perwakilan Zelensky belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar dari Reuters mengenai rencana pertemuan tersebut.

Baca Juga: Rusia Tunggu Usulan Baru Trump untuk Akhiri Perang Ukraina

Sebelumnya pada Jumat, aktivis sayap kanan sekaligus sekutu Trump, Laura Loomer, mewawancarai Zelensky. Dalam wawancara tersebut, menurut Loomer, Presiden Ukraina menyampaikan bahwa dirinya kemungkinan akan berada di Amerika Serikat pada pekan depan untuk melakukan kunjungan yang mencakup pertemuan dengan Donald Trump.

Melalui unggahan di platform X, Loomer juga mengatakan Zelensky menyampaikan bahwa dirinya akan menghadiri pemakaman Senator Amerika Serikat Lindsey Graham yang meninggal dunia pada awal bulan ini.

Lindsey Graham dikenal sebagai salah satu pendukung utama Ukraina di Kongres AS. Sejak invasi Rusia ke Ukraina dimulai, Graham telah melakukan 10 kali kunjungan ke negara tersebut.

Selain mendorong penerapan sanksi terhadap Rusia, Graham juga menjadi salah satu tokoh yang konsisten mendukung bantuan Amerika Serikat bagi Kyiv selama berlangsungnya perang.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×