kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Trump Diprediksi Bakal Gunakan Strategi Ancaman dan Rayuan kepada Putin, Xi, & Kim


Senin, 11 November 2024 / 07:33 WIB
ILUSTRASI. Donald Trump diperkirakan akan menggunakan strategi berupa ancaman agresif dan hubungan persahabatan saat menghadapi Putin, Xi, dan Kim. REUTERS/Brendan Mcdermid


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dia meminta Eropa untuk menerima Kyiv ke Uni Eropa dengan "segera" dan Eropa untuk segera membiayai bantuan mematikan AS ke Ukraina.

Strategi ini adalah bagian dari menghadapi apa yang dia gambarkan sebagai "poros otokrasi anti-Amerika," yang merujuk pada Rusia, Tiongkok, dan Iran. 

Artikel tersebut diterbitkan sebelum Korea Utara mulai membantu Rusia dengan sungguh-sungguh, mengirim ribuan tentara untuk bergabung dalam pertempuran.

Ancaman penggunaan senjata nuklir membayangi penataan ulang global ini. Putin dan Xi mengendalikan persediaan utama, sementara Kim dan para pemimpin Iran berambisi menjadi negara berkekuatan nuklir dan terus maju dengan program senjata nuklir.




TERBARU

[X]
×