kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Trump Kenakan Tarif Otomotif, Tak Peduli Jika Produsen Mobil Naikkan Harga


Minggu, 30 Maret 2025 / 07:16 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump mengatakan ia tidak memperingatkan para eksekutif industri mobil agar tidak menaikkan harga mobil saat tarif berlaku.REUTERS/Carlos Barria


Sumber: NBC News,Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Sabtu(29/3) bahwa ia tidak memperingatkan para eksekutif industri mobil agar tidak menaikkan harga saat tarif untuk mobil buatan luar negeri mulai berlaku.Trump mengatakan kepada NBC News bahwa ia "tidak peduli" jika mereka melakukannya.

Mengutip Reuters, Minggu (30/3), Gedung Putih telah bersiap untuk mengenakan tarif baru pada berbagai barang konsumen pada tanggal 2 April, sebuah langkah yang menuai kritik dari para pemimpin internasional dan kekhawatiran tentang potensi kenaikan harga bagi konsumen.

Dalam wawancara NBC News, Trump mengatakan tarif permanennya pada mobil buatan luar negeri akan menjadi dorongan bagi pabrik-pabrik yang berdomisili di AS dan yakin langkah itu akan menyebabkan peningkatan penjualan mobil buatan Amerika. 

Baca Juga: Trump Katakan Mungkin akan Memberikan Pengurangan Tarif kepada China, Ini Syaratnya

"Saya berharap mereka menaikkan harga, karena jika mereka melakukannya, orang-orang akan membeli mobil buatan Amerika," kata Trump.

Trump menegaskan bahwa ia hanya akan mempertimbangkan negosiasi tarif "jika orang-orang bersedia memberi kita sesuatu yang sangat berharga."

Tarif merupakan bagian dari upaya Trump untuk mempromosikan manufaktur Amerika dan mengurangi defisit perdagangan negara tersebut.

Kebijakan perdagangan Trump telah menjadi fokus utama masa jabatannya, dengan ketegangan yang terus berlanjut dengan mitra dagang utama.




TERBARU

[X]
×