kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Trump Menekan Anggota NATO untuk Hentikan Pembelian Minyak Rusia


Sabtu, 13 September 2025 / 19:14 WIB
Diperbarui Sabtu, 13 September 2025 / 19:16 WIB
Trump Menekan Anggota NATO untuk Hentikan Pembelian Minyak Rusia
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump mengeluarkan surat kepada negara-negara NATO yang mendesak mereka untuk berhenti membeli minyak Rusia dan menjatuhkan sanksi besar terhadap Rusia untuk mengakhiri perangnya pada Sabtu (13/9/2025). REUTERS/Annabelle Gordon


Sumber: Kompas.com | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden AS Donald Trump mengeluarkan surat kepada negara-negara NATO yang mendesak mereka untuk berhenti membeli minyak Rusia dan menjatuhkan sanksi besar terhadap Rusia untuk mengakhiri perangnya pada Sabtu (13/9/2025).

"Saya siap untuk melakukan sanksi besar terhadap Rusia ketika semua negara NATO negara-negara NATO telah setuju, dan mulai, untuk melakukan hal yang sama, dan ketika semua negara NATO berhenti membeli minyak dari Rusia," katanya sebagaimana dikutip dari Reuters, Sabtu (13/9/2025).

Baca Juga: AS Desak G7 dan Uni Eropa Kenakan Tarif Bagi China dan India karena Beli Minyak Rusia

Dia mengusulkan agar NATO, sebagai sebuah kelompok, menerapkan tarif 50%-100%. Hal ini menyusul ancaman sanksi Trump sebelumnya terhadap Moskow dan sanksi sekunder pada negara-negara yang membeli minyaknya, seperti pembeli utama Cina dan India.

Jika tidak ada kemajuan yang dibuat untuk mengakhiri, Presiden telah memberlakukan tarif tambahan 25% untuk barang-barang India, dengan alasan impor minyak Rusia yang terus berlanjut. Namun sejauh ini belum mengambil tindakan serupa terhadap Cina.


Tag


TERBARU

[X]
×