kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Trump Menekan Anggota NATO untuk Hentikan Pembelian Minyak Rusia


Sabtu, 13 September 2025 / 19:14 WIB
Diperbarui Sabtu, 13 September 2025 / 19:16 WIB
Trump Menekan Anggota NATO untuk Hentikan Pembelian Minyak Rusia
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump mengeluarkan surat kepada negara-negara NATO yang mendesak mereka untuk berhenti membeli minyak Rusia dan menjatuhkan sanksi besar terhadap Rusia untuk mengakhiri perangnya pada Sabtu (13/9/2025). REUTERS/Annabelle Gordon


Sumber: Kompas.com | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden AS Donald Trump mengeluarkan surat kepada negara-negara NATO yang mendesak mereka untuk berhenti membeli minyak Rusia dan menjatuhkan sanksi besar terhadap Rusia untuk mengakhiri perangnya pada Sabtu (13/9/2025).

"Saya siap untuk melakukan sanksi besar terhadap Rusia ketika semua negara NATO negara-negara NATO telah setuju, dan mulai, untuk melakukan hal yang sama, dan ketika semua negara NATO berhenti membeli minyak dari Rusia," katanya sebagaimana dikutip dari Reuters, Sabtu (13/9/2025).

Baca Juga: AS Desak G7 dan Uni Eropa Kenakan Tarif Bagi China dan India karena Beli Minyak Rusia

Dia mengusulkan agar NATO, sebagai sebuah kelompok, menerapkan tarif 50%-100%. Hal ini menyusul ancaman sanksi Trump sebelumnya terhadap Moskow dan sanksi sekunder pada negara-negara yang membeli minyaknya, seperti pembeli utama Cina dan India.

Jika tidak ada kemajuan yang dibuat untuk mengakhiri, Presiden telah memberlakukan tarif tambahan 25% untuk barang-barang India, dengan alasan impor minyak Rusia yang terus berlanjut. Namun sejauh ini belum mengambil tindakan serupa terhadap Cina.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×