kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

Trump Menekan Anggota NATO untuk Hentikan Pembelian Minyak Rusia


Sabtu, 13 September 2025 / 19:14 WIB
Diperbarui Sabtu, 13 September 2025 / 19:16 WIB
Trump Menekan Anggota NATO untuk Hentikan Pembelian Minyak Rusia
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump mengeluarkan surat kepada negara-negara NATO yang mendesak mereka untuk berhenti membeli minyak Rusia dan menjatuhkan sanksi besar terhadap Rusia untuk mengakhiri perangnya pada Sabtu (13/9/2025). REUTERS/Annabelle Gordon


Sumber: Kompas.com | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden AS Donald Trump mengeluarkan surat kepada negara-negara NATO yang mendesak mereka untuk berhenti membeli minyak Rusia dan menjatuhkan sanksi besar terhadap Rusia untuk mengakhiri perangnya pada Sabtu (13/9/2025).

"Saya siap untuk melakukan sanksi besar terhadap Rusia ketika semua negara NATO negara-negara NATO telah setuju, dan mulai, untuk melakukan hal yang sama, dan ketika semua negara NATO berhenti membeli minyak dari Rusia," katanya sebagaimana dikutip dari Reuters, Sabtu (13/9/2025).

Baca Juga: AS Desak G7 dan Uni Eropa Kenakan Tarif Bagi China dan India karena Beli Minyak Rusia

Dia mengusulkan agar NATO, sebagai sebuah kelompok, menerapkan tarif 50%-100%. Hal ini menyusul ancaman sanksi Trump sebelumnya terhadap Moskow dan sanksi sekunder pada negara-negara yang membeli minyaknya, seperti pembeli utama Cina dan India.

Jika tidak ada kemajuan yang dibuat untuk mengakhiri, Presiden telah memberlakukan tarif tambahan 25% untuk barang-barang India, dengan alasan impor minyak Rusia yang terus berlanjut. Namun sejauh ini belum mengambil tindakan serupa terhadap Cina.


Tag


TERBARU

[X]
×