kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Trump-Putin Berjabat Tangan dan Tersenyum Lebar Saat Bertemu


Sabtu, 16 Agustus 2025 / 05:43 WIB
Trump-Putin Berjabat Tangan dan Tersenyum Lebar Saat Bertemu
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump bertemu langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan puncak bersejarah di Alaska. REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: TheIndependent.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Gedung Putih mengatakan bahwa KTT tersebut juga akan mencakup makan siang bilateral dengan delegasi mereka, dan konferensi pers bersama.

Di hadapan Putin, penampilan Trump di masa lalu terkesan biasa saja. Kali ini, ia tampak lebih percaya diri.

Keduanya mengabaikan seorang jurnalis yang meneriakkan pertanyaan kepada Putin; "Bagaimana AS bisa mempercayai kata-kata Anda?".

Secara teori, Putin akan ditangkap jika ia mendarat di wilayah Eropa atau Inggris. Namun, di sini, diplomasi mengalahkan etika.

Bagi Ukraina dan Eropa, sangat penting bagi Trump untuk muncul dengan gencatan senjata yang menjamin keamanan Ukraina dan tidak memberikan konsesi teritorial secara langsung kepada Putin.

Presiden Rusia mengklaim setidaknya lima provinsi, Krimea, Zaporizhzhia, Lukhansk, Donetsk, dan Kherson, sebagai wilayah kedaulatan Rusia - yang telah dianeksasi secara ilegal oleh Kremlin.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov sedang menunggu kedua kepala negara di pangkalan militer di Anchorage.

Sebelum pertemuan puncak, politisi veteran tersebut, salah satu dari lima anggota delegasi Rusia, mengatakan: "Kami tidak pernah mencoba mengantisipasi hasil negosiasi. Namun, yang kami tahu adalah bahwa kami memiliki argumen yang dapat kami sumbangkan untuk diskusi ini dan bahwa posisi kami jelas. Kami akan menyampaikannya."

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky secara khusus absen dari pertemuan tersebut. Meski demikian, Trump menegaskan bahwa jika pertemuan pertamanya dengan Putin berjalan lancar, ia akan segera mengupayakan pertemuan lanjutan antara Putin dan presiden Ukraina.

Tonton: BREAKING NEWS! Donald Trump dan Vladimir Putin Gelar Perundingan Damai Ukraina

Zelensky memperingatkan Trump dalam pertemuan pada hari Rabu dengan para pemimpin Eropa lainnya bahwa Putin "menggertak" mengenai niatnya untuk mengakhiri perang di Ukraina.

Trump mengatakan kepada para wartawan di pesawat Air Force One bahwa Ukraina-lah yang akan memutuskan apakah akan menyerahkan tanah kepada Putin sebagai bagian dari kesepakatan damai, dan menambahkan: "Saya pikir mereka akan membuat keputusan yang tepat."

"Saya di sini bukan untuk bernegosiasi demi Ukraina," kata Trump. "Saya di sini untuk mengajak mereka berunding."

Trump telah mengisyaratkan bahwa harus ada "pertukaran" wilayah Ukraina. Eropa dan Ukraina telah secara tegas menolak konsesi pra-perundingan yang dibuat oleh Trump.

Dalam perjalanan menuju KTT, Trump bersikeras bahwa Eropa tidak mendikte dirinya mengenai apa yang harus dilakukan.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×