kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.021.000   -21.000   -0,69%
  • USD/IDR 16.936   20,00   0,12%
  • IDX 7.291   -71,28   -0,97%
  • KOMPAS100 1.011   -10,31   -1,01%
  • LQ45 746   -5,42   -0,72%
  • ISSI 256   -3,65   -1,41%
  • IDX30 398   -2,71   -0,68%
  • IDXHIDIV20 494   -2,57   -0,52%
  • IDX80 114   -1,07   -0,93%
  • IDXV30 133   -1,27   -0,95%
  • IDXQ30 129   -0,62   -0,48%

Trump Sebut Timnas Iran Tak Pantas Tampil di Piala Dunia 2026 Demi Keamanan


Jumat, 13 Maret 2026 / 08:31 WIB
Trump Sebut Timnas Iran Tak Pantas Tampil di Piala Dunia 2026 Demi Keamanan
ILUSTRASI. Donald Trump (via REUTERS/Kenny Holston/The New York Times)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan tim nasional sepak bola Iran tetap dipersilakan tampil di Piala Dunia FIFA 2026, namun ia menilai kehadiran mereka tidak tepat demi keselamatan mereka sendiri.

Pernyataan itu disampaikan Trump melalui unggahan di platform Truth Social pada Kamis (12/3).

“Iran boleh ikut Piala Dunia, tetapi saya benar-benar tidak yakin itu tepat bagi mereka untuk berada di sana, demi keselamatan dan keamanan mereka sendiri,” tulis Trump.

Baca Juga: Trump Sebut AS Bisa Untung dari Lonjakan Harga Minyak, Picu Kritik dari Politisi

Timnas Iran telah memastikan diri lolos ke turnamen yang akan diikuti 48 tim tersebut. Ajang itu dijadwalkan berlangsung di AS, Kanada, dan Meksiko mulai 11 Juni 2026.

Iran dijadwalkan memainkan dua pertandingan fase grup di Los Angeles dan satu laga di Seattle.

Menanggapi pernyataan tersebut, Federasi Sepak Bola Iran menyatakan AS seharusnya tidak menjadi tuan rumah turnamen jika tidak mampu menjamin keamanan para pemain.

“Piala Dunia adalah ajang internasional bersejarah yang pengelola utamanya adalah FIFA, bukan satu negara tertentu,” tulis federasi tersebut dalam pernyataan di media sosial.

Mereka juga menambahkan bahwa jika ada negara yang seharusnya dikeluarkan dari turnamen, maka itu adalah negara tuan rumah yang tidak dapat menjamin keselamatan tim peserta.

Baca Juga: Bursa Australia Melemah di Tengah Kekhawatiran Inflasi, Saham Northern Star Anjlok

Trump kemudian menegaskan bahwa ancaman terhadap pemain di Piala Dunia tidak berasal dari AS.

“Ini akan menjadi acara olahraga terbesar dan paling aman dalam sejarah Amerika,” tulisnya dalam unggahan lanjutan di Truth Social.

Ia juga menegaskan seluruh pemain, ofisial, dan penggemar akan diperlakukan dengan baik.

Sementara itu, badan sepak bola dunia FIFA belum memberikan tanggapan resmi terkait polemik tersebut.

Di sisi lain, Menteri Olahraga Iran sebelumnya mengatakan bahwa pemain Iran kemungkinan tidak dapat mengikuti turnamen setelah AS melancarkan serangan udara bersama Israel ke Teheran yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.

Jika Iran benar-benar mengundurkan diri secara resmi dari ajang tersebut, hal itu akan menjadi penarikan pertama dalam era modern Piala Dunia dan memaksa FIFA mencari tim pengganti.

Baca Juga: Undang-Undang Baru China Soal Persatuan Etnis Picu Alarm di Taiwan

Dalam perkembangan lain, Australia memberikan visa kemanusiaan kepada lima pemain sepak bola wanita Iran yang mengajukan suaka selama berlangsungnya Piala Asia Wanita.

Para pemain tersebut sempat dicap sebagai “pengkhianat di masa perang” oleh televisi pemerintah Iran karena tidak menyanyikan lagu kebangsaan Iran saat pertandingan melawan Korea Selatan di Gold Coast, Australia, pada 2 Maret lalu.

Trump sebelumnya juga meminta Perdana Menteri Australia Anthony Albanese untuk memberikan suaka kepada para pemain tersebut.

Ia bahkan mengatakan AS siap menerima mereka jika Australia tidak melakukannya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×