Sumber: Reuters | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - DAVOS. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, rincian kesepakatan AS mengenai Greenland masih dalam tahap pembahasan. Ia juga menegaskan AS akan meminta akses total.
Reuters melaporkan, dalam wawancara dengan Fox Business Network dari Davos, Kamis (22/1/2026), Trump mengakui dampak upayanya untuk mendapatkan Greenland terhadap pasar global.
"Saya perhatikan pasar saham naik sangat signifikan setelah kami mengumumkannya," kata Trump dalam program Mornings with Maria di Fox Business Network.
Baca Juga: Trump Luncurkan Dewan Perdamaian, Dinilai Berpotensi Bersaing dengan Peran PBB
Trump juga mengatakan tidak berencana untuk membayar untuk memperoleh Greenland. "Kita tidak perlu membayar apa pun selain fakta bahwa kita sedang membangun Kubah Emas," imbuh dia.
Presiden AS ini juga menegaskan yang diinginkan adalah akses total. "Rinciannya benar-benar sedang dinegosiasikan sekarang. Tetapi pada dasarnya ini adalah akses total. Tidak ada batas waktu, tidak ada batasan waktu," kata Trump dari sela-sela World Economic Forum.
Trump mengatakan kesepakatan apa pun akan memungkinkan akses total ke Greenland, termasuk untuk militer. "Kita mendapatkan semua yang kita inginkan tanpa biaya," papar dia.
Baca Juga: Uni Eropa Tinjau Ulang Hubungan dengan AS Meski Trump Melunak soal Greenland
Trump juga menegaskan tidak akan diam jika Eropa menjual saham dan obligasi AS. "Jika mereka ingin melakukannya, mereka bisa melakukannya. Tetapi jika itu terjadi, akan ada pembalasan besar dari pihak kami, dan kami memiliki semua kartu," kata dia.
Trump mulai mengemukakan gagasan untuk mengakuisisi Greenland setelah menjabat tahun lalu. Tetapi aksi menguasai kawasan tersebut baru benar-benar meningkat dalam beberapa minggu terakhir.
Ia melanjutkan dorongannya dalam pidato lebih dari satu jam di Davos pada Rabu (21/1/2026),sebelum bertemu dengan kepala NATO dan mengumumkan rencana untuk kesepakatan baru yang belum ditentukan.
Baca Juga: Peta Baru Perdagangan Global Terbentuk di Davos Imbas Tarif Trump
Trump sebelum ini sempat mengancam mengenakan tarif impor 10% hingga 25% ke delapan negara Eropa yang tidak mendukung keinginan AS mengakuisisi Greenland. Hal ini mengguncang pasar saham.
Tapi kini Trump telah menarik kembali ancaman tarif tersebut. Ia juga menegaskan menolak penggunaan kekerasan untuk merebut Greenland.












