kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

Trump Unggah Foto AI Mirip Yesus, Kemudian Dihapus Setelah Tuai Kecaman


Selasa, 14 April 2026 / 01:46 WIB
Trump Unggah Foto AI Mirip Yesus, Kemudian Dihapus Setelah Tuai Kecaman
ILUSTRASI. Donald Trump mengunggah gambar buatan kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan dirinya sebagai sosok mirip Yesus pada Minggu (13/4). (REUTERS/Nathan Howard)


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengunggah gambar buatan kecerdasan buatan (AI) yang menampilkan dirinya sebagai sosok mirip Yesus pada Minggu (13/4). Unggahan tersebut memicu kecaman luas, termasuk dari sebagian pendukung konservatif religiusnya.

Reuters melaporkan, gambar itu diunggah melalui platform Truth Social milik Trump, namun kemudian dihapus pada Senin (14/4). Gedung Putih belum memberikan tanggapan resmi.

Dalam gambar menyerupai lukisan tersebut, Trump tampak mengenakan jubah putih, memegang bola bercahaya, serta menyentuh kepala seorang pria yang terlihat terbaring. Latar belakang gambar menampilkan Patung Liberty, kembang api, jet tempur, dan burung elang.

Unggahan itu muncul di tengah memanasnya perseteruan Trump dengan Paus Leo, yang belakangan mengecam perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran sebagai tindakan tidak manusiawi.

Sebelum mengunggah gambar tersebut, Trump juga menyerang Paus Leo lewat unggahan panjang dengan menyebutnya “lemah dalam urusan kriminal dan buruk untuk kebijakan luar negeri.”

Paus Leo, Paus pertama kelahiran Amerika Serikat, merespons dengan menegaskan bahwa ia “tidak takut” pada pemerintahan Trump dan akan terus bersuara.

Baca Juga: Penjualan LVMH Tersendat: Konflik Timur Tengah Pukul Bisnis Barang Mewah Global

Kecaman keras datang dari Brilyn Hollyhand, mantan pimpinan Dewan Penasihat Pemuda Komite Nasional Partai Republik (RNC), yang menyebut unggahan Trump sebagai penistaan.

“Ini penistaan yang menjijikkan. Iman bukan alat,” tulis Hollyhand di X.

Riley Gaines, aktivis konservatif dan mantan atlet renang kampus yang kerap tampil bersama Trump dalam kampanye, juga mempertanyakan unggahan tersebut.

“Apakah dia benar-benar percaya ini?” tulisnya, sembari menambahkan bahwa “Tuhan tidak bisa dipermainkan.”

Trump diketahui tidak rutin menghadiri gereja, namun berhasil meraih dukungan besar dari pemilih Kristen dalam Pemilu 2024. Ia juga mencatat peningkatan dukungan dari pemilih Katolik, yang mendukungnya dengan margin 56% berbanding 42%, menurut analisis profesor ilmu politik Washington University Ryan Burge.

Tonton: Negosiasi AS-Iran Gagal, Rupiah Melemah dan Risiko Defisit APBN Melebar

Sebelumnya, Trump juga pernah menuai kontroversi setelah mengunggah gambar dirinya sebagai Paus menyusul wafatnya Paus Fransiskus.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×