kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Trump Umumkan Kebijakan Tarif Timbal Balik Global, Indonesia Ditetapkan 32%


Kamis, 03 April 2025 / 09:10 WIB
ILUSTRASI. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan pidato, di Ruang Roosevelt di Gedung Putih, Washington, D.C., Amerika Serikat, 24 Maret 2025. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif timbal balik global, Trump tetapkan tarif impor Indonesia sebesar 32%.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif timbal balik global dalam sebuah acara di Gedung Putih pada Rabu (2/4/2025). Dalam daftar tersebut, Trump tetapkan tarif impor Indonesia sebesar 32%. 

Dalam pernyataannya, Trump menyoroti ketidakseimbangan perdagangan antara AS dan negara mitranya. Ia menilai bahwa dalam banyak kasus, negara-negara sekutu justru memberlakukan kebijakan perdagangan yang lebih merugikan dibandingkan negara-negara pesaing.  

"Kita mensubsidi banyak negara dan membantu mereka tetap berbisnis," ujar Trump, merujuk pada Meksiko dan Kanada. "Mengapa kita melakukan ini? Pada titik tertentu, mereka harus bekerja untuk diri mereka sendiri."  

Baca Juga: Waduh, Trump Bakal Kenakan Tarif Timbal Balik ke Semua Negara

Trump menegaskan bahwa kebijakan tarif baru ini bertujuan untuk mengutamakan kepentingan AS. Ia juga menyebut defisit perdagangan sebagai bukan sekadar masalah ekonomi, melainkan keadaan darurat nasional.  

Dalam kesempatan itu, Trump menampilkan papan yang memperlihatkan daftar tarif baru yang diberlakukan terhadap berbagai negara. Tarif tersebut berkisar antara 10% hingga 49% pada satu papan, dan mencapai 50% pada papan lainnya.  

Berdasarkan grafik yang dibacakan Trump, tarif yang dikenakan AS terhadap negara lain umumnya hanya setengah dari tarif yang dikenakan negara-negara tersebut terhadap AS. Namun, terdapat beberapa pengecualian di mana tarif yang diterapkan AS sama dengan yang dikenakan negara lain.  

"Ini bukan sepenuhnya timbal balik, tetapi ini adalah bentuk timbal balik yang baik," kata Trump.  

Baca Juga: Wall Street Menguat Pasca Trump Umumkan Rencana Tarif Timbal Balik

Trump juga merilis daftar tarif terbaru yang akan berlaku sebagai bagian dari kebijakan tersebut.

Dalam tarif terbarunya, masuk dalam daftar negara tarif timbal balik antara lain, Indonesia dikenakan tarif jumbo 32% atau hanya sedikit lebih kecil dari China yang 34%. 

Sementara itu Uni Eropa dikenakan tarif 20%. Sementara itu negara Asean yang terkena tarif yaitu Vietnam 46%, Kamboja 49%, Filipina 17%, Singapura 10%




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×