Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Nina Dwiantika
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Peritel fesyen asal Jepang, Fast Retailing kembali mencatatkan kinerja yang melampaui ekspektasi pasar. Pemilik merek Uniqlo itu membukukan lonjakan laba operasional pada kuartal yang berakhir Mei 2026, sekaligus menaikkan proyeksi laba untuk sepanjang tahun ini.
Mengutip Reuters (9/7), Fast Retailing melaporkan laba operasional sebesar 213,79 miliar yen atau sekitar US$ 1,32 miliar pada periode Maret–Mei 2026. Angka tersebut melonjak 45,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar 146,74 miliar yen.
Kinerja itu juga jauh melampaui rata-rata proyeksi tujuh analis yang dihimpun LSEG, yakni sebesar 177,73 miliar yen.
Baca Juga: Laba Uniqlo Pecah Rekor, Meski Krisis Timur Tengah Guncang Pasar
Perseroan menyebut mampu menjaga kinerja di tengah gangguan rantai pasok dan logistik akibat perang Iran. Ketahanan operasional tersebut membuat perusahaan optimistis dapat membukukan rekor laba tahunan untuk lima tahun berturut-turut.
Seiring hasil yang lebih baik dari perkiraan, Fast Retailing menaikkan target laba operasional tahun buku 2026 menjadi 730 miliar yen, lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya sebesar 700 miliar yen.
Prospek yang lebih optimistis tersebut mencerminkan keyakinan manajemen bahwa permintaan terhadap produk Uniqlo tetap kuat meski ketidakpastian geopolitik masih membayangi perdagangan global.
Baca Juga: Menyuarakan Kisah Para Pengungsi ke Dunia Melalui Film, Uniqlo Donasikan 100.000 Euro














