kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Varian Delta mengamuk, setiap 2 detik 1 orang terinfeksi Covid-19 di Iran


Selasa, 10 Agustus 2021 / 18:10 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Bukan cuma itu, Iran juga menyalahkan sanksi AS karena menghambat pembelian dan pengiriman vaksin dari negara lain.

AS menyangkalnya karena makanan, obat-obatan, dan bantuan kemanusiaan lainnya dibebaskan dari sanksi AS yang diterapkan kembali pada 2018, setalah Amerika Serikat keluar dari kesepakatan nuklir tahun 2015.

Presiden baru Iran Ebrahim Raisi pada Minggu (8/8) menerima dosis pertama vaksin Covid-19 buatan dalam negeri bernama COVIran Barakat di depan umum. 

Saat ini, Iran juga berpartisipasi dalam skema COVAX, yang dijalankan oleh aliansi GAVI dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yang bertujuan untuk mengamankan akses yang adil bagi negara-negara miskin.

Selanjutnya: Facebook menghapus ratusan akun peretas Iran yang memata-matai personel militer AS




TERBARU

[X]
×