kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.860   17,00   0,10%
  • IDX 8.199   -66,45   -0,80%
  • KOMPAS100 1.155   -13,03   -1,12%
  • LQ45 828   -11,69   -1,39%
  • ISSI 294   -1,94   -0,65%
  • IDX30 431   -4,60   -1,05%
  • IDXHIDIV20 515   -6,39   -1,23%
  • IDX80 129   -1,50   -1,15%
  • IDXV30 142   -0,74   -0,51%
  • IDXQ30 139   -2,08   -1,47%

Virus Corona Kelelawar Baru Ditemukan di China, Picu Kecemasan Pandemi Lainnya


Senin, 24 Februari 2025 / 07:46 WIB
Virus Corona Kelelawar Baru Ditemukan di China, Picu Kecemasan Pandemi Lainnya
ILUSTRASI. Penemuan virus corona kelelawar baru di China telah memicu kekhawatiran tentang pandemi lainnya.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Namun, dokter tersebut menyatakan bahwa risiko terjadinya hal ini tetap "sangat rendah," karena ikatannya lebih lemah dan virusnya "jauh lebih lemah" daripada SARS-CoV-2.

"Bahkan saat kita terus menyelidiki potensi patogen manusia, dan bahkan saat kita bersiap menghadapi kemungkinan pandemi, sangat penting bagi kita untuk tidak menyerah pada rasa takut," kata Siegel.

"Pandemi COVID adalah yang terburuk dalam satu abad, tetapi bukan berarti akan terjadi lagi pandemi flu burung atau yang lainnya."

Dalam skenario yang ideal, kata Siegel, sebuah konsorsium ilmuwan internasional dapat dibentuk untuk membantu memberikan perlindungan global.

Tonton: Hasil Penyelidikan Terikini oleh CIA: Virus Covid-19 Berasal dari Kebocoran Lab di Wuhan China

"Itu tentu tidak terjadi pada pandemi COVID, dan kerahasiaan tetap ada," katanya. "Tetapi penelitian seperti ini, yang diterbitkan dalam jurnal terkemuka, merupakan langkah ke arah yang benar."




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×