kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Virus corona menggila, Hokkaido nyatakan keadaan darurat


Jumat, 28 Februari 2020 / 17:42 WIB
Suasana kota Sapporo, Hokkaido, Jepang (25/2/2020).


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Sebelumnya, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengumumkan pada Kamis (27/2), ia meminta sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas untuk libur selama satu bulan.

Langkah tiba-tiba Abe itu menuai kritik lantaran bermotivasi politik dan tidak masuk akal. Pemerintah lokal juga mengkritik langkah tersebut dan setidaknya satu prefektur serta beberapa kota menolak permintaan untuk menutup sekolah.

Di bawah hujan pertanyaan di parlemen, Abe tampaknya mengisyaratkan kesediaan untuk melunakkan seruan penutupan massal sekolah. Ia mengatakan, itu hanya "pemikiran dasar" pemerintah dan sekolah juga pemerintah daerah harus "membuat keputusan mereka secara fleksibel".

Baca Juga: Virus corona menyebar di tiga benua, pasar bersiap untuk resesi global

Abe berjanji untuk mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan untuk mencegah wabah virus corona yang sudah menjadi pukulan berat terhadap pemulihan ekonomi Jepang yang rapuh.

Infeksi di Jepang telah mencapai 200 kasus, dengan lima kematian termasuk satu orang pada Jumat (28/2), seorang pria berusia tujuh puluhan. Angka itu tidak termasuk lebih dari 700 kasus dan lima kematian dari kapal pesiar karantina Diamond Princess yang berlabuh dekat Tokyo.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×