kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45672,14   1,07   0.16%
  • EMAS916.000 -1,08%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Volkswagen bidik US$ 2,1 miliar dari IPO unit bisnis truknya


Jumat, 14 Juni 2019 / 18:13 WIB
Volkswagen bidik US$ 2,1 miliar dari IPO unit bisnis truknya

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - FRANKFURT. Produsen mobil asal Jerman, Volkswagen akan mengantarkan unit bisnis truknya yakni Traton melantai di pasar saham. Perusahaan resmi mengumumkan akan melepas 10% saham unit bisnisnya itu ke publik.

Volkswagen akhirnya telah menurunkan ambisi dimana semula berniat melepas 25% saham Traton. Dari aksi korporasi tersebut, perusahaan otomotif ini menargetkan akan meraup pendanaan sebesar 1,9 miliar euro atau US$ 2,1 miliar.


Mengutip Reuters, Jumat (14/6), Volkswagen menawarkan harga saham Traton di kisaran 27 euro- 33 euro per saham. Analis Jefferies Philippe Houchois menyebut target harga tersebut sedikit didiskon dibandingkan dengan harga industri, namun masih premium jika dibanding dengan pesaingnya dari Swedia yakni Volvo.

Perusahaan berencana menggunakan dana tersebut untuk berinvestasi dalam pengembangan kendaraan listrik dan memperdalam aliansi dengan Ford Motor.

Volkswagen mencari kapalisasi premium dari saham perusahaan truk itu di atas produsen mobil untuk menciptakan sebuah akuisisi currency dimana baru-baru ini menunjukkan ketertarikan pada produsen truk yang berbasis di AS yakni Navistar.

Namun, managemen Volkswagen membantah bahwa kesepakatan dengan Navistar akan membawa prospek langsung. Perusahaan menyebut langkah itu lebih kepada tujuan menyeimbangkan ketergantungan mereka terhadap pasar China.

Penawaran akan dimulai pada hari Senin pekan depan lewat serangkaian roadshow investor. Penawaran itu berakhir pada 27 Juni sekaligus menjadi hari pertama perdagangan di Frankfurt dan perdagangan di Stockholm ditetapkan pada 28 Juni.

Seperti diketahui, rencana Penawaran Saham Perdana atau Initial Public Offering (IPO) Tranton itu awalnya ditargetkan pada Maret lalu. Namun, perusahaan akhirnya menunda rencananya lantaran kondisi pasar yang tidak kondusif di tengah meningkatnya ketegangan dagang antara AS-China dan kekhawatiran keluarnya Inggris dari Uni Eropa secara tidak beraturan.



TERBARU

[X]
×