kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Wajibkan tes usap anal Covid-19 untuk pelancong asing, China diprotes!


Senin, 08 Maret 2021 / 07:58 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah China telah mewajibkan usap anal Covid-19 invasif untuk semua wisatawan asing yang tiba di negara tersebut.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dia menambahkan bahwa Beijing mengatakan kepada mereka pengujian itu adalah "kesalahan" dan para diplomat seharusnya dibebaskan dari tes tersebut.

Pada hari Rabu, Pemerintah Jepang juga angkat bicara tentang "penderitaan psikologis" yang dialami warganya dari tes tersebut.

Baca Juga: Mengenal dua kelompok model pengujian infeksi virus corona

"Beberapa orang Jepang melapor ke kedutaan kami di China bahwa mereka menerima tes usap dubur, yang menyebabkan rasa sakit psikologis yang hebat," kata Katsunobu Kato, sekretaris kabinet Jepang, dalam konferensi pers.

Tes, yang memakan waktu sekitar 10 detik, melibatkan kapas yang direndam garam dimasukkan tiga sampai lima sentimeter ke dalam rektum dan diputar beberapa kali. Kapas kemudian dilepas dan ditempatkan dengan aman dalam wadah uji. Sampel kemudian diuji jejak virusnya.

China telah berhasil mempertahankan tingkat infeksi Covid-19 yang rendah, dengan hanya 200 kasus aktif saat ini di antara populasi sebanyak 1,4 miliar.

Selanjutnya: Inilah gejala yang muncul terkait varian baru virus corona Inggris




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×