kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Warga Wuhan mencari jawaban: Kami yakin jumlah korban tewas akibat corona lebih besar


Jumat, 17 April 2020 / 11:36 WIB
ILUSTRASI. Suasana di kota Wuhan, China. RUETERS/Aly Song


Sumber: South China Morning Post | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Keluarga itu menghabiskan dua minggu berkendara dari satu rumah sakit ke rumah sakit lain, hanya untuk ditolak dari waktu ke waktu. Ratusan orang menunggu di tujuh rumah sakit utama kota untuk tempat tidur. Dengan perhitungan kasar Cheng, itu bisa menambah lebih dari 10.000 kasus dalam waktu satu minggu sejak dimulainya penutupan. Jumlah resmi untuk Wuhan seminggu kemudian hanya sekitar 2.600.

"Saya percaya jumlah kematian juga lebih tinggi, tetapi saya tidak tahu berapa banyak lagi," katanya.

Baca Juga: Riset: Pendingin ruangan restoran di China tularkan virus corona ke tiga keluarga

Ketika istri dan ayah Cheng berangsur-angsur pulih, Cheng menjadi ingin tahu tentang bagaimana negara-negara lain menangani wabah itu saat itu menyebar.

"Negara-negara lain juga memiliki masalah, tetapi saya pikir mereka melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam menghormati individu," kata Cheng.

“Di Italia mereka menerbitkan profil begitu banyak orang mati (akibat corona) di surat kabar. Tetapi China tidak akan melakukannya, bahkan mungkin menyembunyikan angka sebenarnya," tambahnya.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×