kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Warren Buffett & para investor bunyikan alarm akan kehancuran pasar yang lebih besar


Senin, 13 Juli 2020 / 06:10 WIB


Sumber: Yahoo Finance | Editor: Noverius Laoli

NBA personality dan pemilik waralaba Dallas Mavericks, Mark Cuban, berbagi sentimen Buffett. Dia meyakini bahwa reli pasar saham yang terengah-engah akan berakhir setelah diketahui seberapa besar kehancuran akibat pandemi.

Sementara para trader harian menghasilkan uang dengan berpikir bahwa mereka jenius di pasar saham.

Investor miliarder lainnya dan CEO Oaktree Capital di AS, Howard Marks, mengatakan, orang membeli saham untuk bersenang-senang. Namun ia menasihatkan agar jangan menjadikan saham pasar judi karena memperdagangkan saham secara sembrono itu tidak sehat.

Sebab ia memperingatkan, banyak trader selama erat dot.com dulu berpikir bahwa membeli saham saat jatuh merupakan strategi yang tidak dapat dilewatkan. Namun saat gelembung pecah, barulah diketahui dampaknya.

Baca Juga: Redakan ketegangan, Menlu China sampaikan tiga usulan ini ke AS

Karena itu, para miliarder Buffett, Cuban dan Marks memperingatkan investor untuk tidak terbawa arus. Sekarang bukan waktunya untuk berspekulasi karena pasar sendiri ibarat masih berada di atas es yang tipis.

Sebab ketika dampak corona terlihat, maka akan memicu aksi jual besar-besaran karena banyak orang akan menarik uang mereka dari pasar saham.




TERBARU

[X]
×