kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45883,06   -37,05   -4.03%
  • EMAS942.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.31%
  • RD.CAMPURAN 0.18%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.05%

WHO keluarkan pedoman penanganan virus corona untuk wanita hamil, apa isinya?


Selasa, 17 Maret 2020 / 07:07 WIB
WHO keluarkan pedoman penanganan virus corona untuk wanita hamil, apa isinya?
ILUSTRASI. Ilustrasi ibu hamil mengandung. WHO telah mengeluarkan pedoman baru tentang cara merawat pasien virus corona yang masih anak-anak dan wanita hamil.


Sumber: CNN | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan pedoman klinis baru tentang cara merawat pasien virus corona yang masih anak-anak, orang dewasa yang lebih tua dan wanita hamil.

"Ini adalah penyakit serius. Meskipun bukti yang kami miliki menunjukkan bahwa mereka yang berusia di atas 60 tahun berada pada risiko tertinggi, namun orang-orang muda, termasuk anak-anak, ada yang telah meninggal," kata kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers pada Senin (16/3) seperti dilpaorkan CNN.

Baca Juga: Pesan WHO ke semua negara: Tes, tes dan tes! Ini cara terbaik cegah pandemi corona

Selain itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyatakan bahwa wanita mengalami perubahan dalam tubuh mereka selama kehamilan yang dapat meningkatkan risiko beberapa infeksi.

Pedoman WHO mencatat bahwa "tidak ada bukti bahwa wanita hamil datang dengan tanda atau gejala yang berbeda atau berisiko lebih tinggi menderita penyakit parah. Sejauh ini, tidak ada bukti penularan dari ibu ke anak ketika infeksi muncul pada trimester ketiga.

Namun "mempertimbangkan penularan asimtomatik virus corona mungkin terjadi pada wanita hamil atau wanita hamil baru-baru ini, karena dengan populasi umum, semua wanita dengan riwayat kontak epidemiologi harus dipantau dengan hati-hati," demikian pedoman itu.

Juga, wanita hamil dengan dugaan, kemungkinan, atau dikonfirmasi terinfeksi virus corona, termasuk wanita yang mungkin perlu menghabiskan waktu dalam isolasi, harus memiliki akses ke perawatan yang tepat.

"Dan semua wanita hamil yang baru-baru ini terinfeksi corona atau yang telah pulih dari corona harus diberi informasi dan konseling tentang pemberian makan bayi yang aman "serta cara untuk mencegah penularan virus," tulis pedoman WHO tersebut.

Pedoman ini juga mencatat bahwa saat ini tidak ada bukti bahwa wanita hamil mengalami peningkatan risiko penyakit parah atau gangguan janin.

Baca Juga: Kasus paling sedikit, ini cara negara Afrika perangi virus corona




TERBARU

[X]
×