Sumber: Kompas.com | Editor: Uji Agung Santosa
JAKARTA. Kedutaan Besar RI di Perancis mengimbau agar warga negara Indonesia di Paris dan sekitarnya untuk waspada saat berada di tempat-tempat keramaian. Hal ini disampaikan menyusul insiden penembakan di kantor majalah satir Charlie Hebdo di Paris, yang menewaskan 12 orang, Rabu (7/1/2015).
Dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Kamis (8/1/2015), KBRI di Perancis menyebutkan bahwa tidak ada WNI yang menjadi korban dalam insiden berdarah tersebut. Pemerintah Perancis telah menetapkan situasi siaga atau waspada keamanan tingkat tertinggi di Paris dan sekitarnya (Ile-de-France).
Menyikapi kejadian tersebut, KBRI Perancis meminta WNI di Paris dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat berada di sekitar kantor media, pusat perbelanjaan, tempat ibadah, tempat wisata, transportasi umum, dan tempat keramaian lainnya. "Imbauan juga disampaikan kepada PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) Perancis agar meng-alert para mahasiswa Indonesia di Perancis," sebut pernyataan tersebut.
Untuk keperluan bantuan darurat, WNI dapat menghubungi KBRI Paris melalui telepon +33(0) 145030760 dan +33(0) 621122109 (mobile).













