kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Won Korea Selatan dan Baht Melemah Tipis di Tengah Pergerakan Datar Mata Uang Asia


Rabu, 07 Januari 2026 / 09:37 WIB
Won Korea Selatan dan Baht Melemah Tipis di Tengah Pergerakan Datar Mata Uang Asia
ILUSTRASI. Won Korea (REUTERS/Kim Hong-ji)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Sejumlah mata uang Asia bergerak terbatas terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan awal Rabu (7/1/2026), dengan won Korea Selatan dan baht Thailand tercatat melemah tipis di tengah minimnya sentimen baru di kawasan.

Data Reuters pada pukul 02.01 GMT menunjukkan won Korea Selatan berada di level 1.449,6 per dolar AS, melemah sekitar 0,17% dibandingkan penutupan sebelumnya. Sementara itu, baht Thailand turun 0,24% ke posisi 31,265 per dolar AS.

Baca Juga: Akuisisi AI Meta Senilai US$2 Miliar Masuk Radar Otoritas China

Pergerakan mata uang Asia cenderung stabil seiring pelaku pasar bersikap wait and see menjelang rilis data ekonomi penting dari AS yang akan memengaruhi arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve.

Di kawasan Asia lainnya, yen Jepang relatif stabil di kisaran 156,68 per dolar AS, sementara dolar Singapura melemah tipis ke 1,281 per dolar AS. Yuan China juga sedikit tertekan di level 6,989 per dolar AS.

Di Asia Tenggara, rupiah Indonesia tercatat melemah tipis 0,03% ke posisi 16.750 per dolar AS, sedangkan peso Filipina turun 0,05% ke level 59,214 per dolar AS. Ringgit Malaysia juga bergerak melemah sekitar 0,10%.

Kinerja Sejak Awal 2026

Secara year to date (YtD) 2026, beberapa mata uang Asia masih menunjukkan tekanan terhadap dolar AS.

Baca Juga: Minyak Dunia Anjlok, Bursa Asia Melemah di Tengah Meningkatnya Ketegangan Global

Won Korea Selatan telah melemah sekitar 0,70%, sementara peso Filipina juga turun 0,70%. Rupiah Indonesia tercatat melemah sekitar 0,48% sejak akhir 2025.

Sebaliknya, baht Thailand justru menguat sekitar 0,59% sejak awal tahun, sementara dolar Singapura dan ringgit Malaysia juga mencatatkan penguatan moderat.

Pelaku pasar global saat ini masih mencermati arah kebijakan moneter bank sentral utama, khususnya The Fed, di tengah ketidakpastian geopolitik dan prospek pertumbuhan ekonomi global.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×