kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.057   23,00   0,13%
  • IDX 4.997   -188,50   -3,64%
  • KOMPAS100 631   -26,97   -4,10%
  • LQ45 488   -20,09   -3,95%
  • ISSI 172   -7,03   -3,92%
  • IDX30 273   -10,40   -3,67%
  • IDXHIDIV20 357   -9,37   -2,56%
  • IDX80 72   -3,02   -4,00%
  • IDXV30 101   -1,50   -1,47%
  • IDXQ30 90   -3,25   -3,49%

300 Kapal China bergerak ke perairan Peru dan Ekuador, pantai Amerika Selatan tegang!


Kamis, 24 September 2020 / 08:36 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi kapal China. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pd.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Belakangan bulan itu, Penjaga Pantai Amerika Serikat mengirim salah satu kapalnya, Bertholf, ke daerah itu, berkoordinasi dengan angkatan laut Ekuador.

Pasukan gabungan berpatroli lebih dari 3.000 mil di perairan internasional dan Ekuador untuk memantau armada besar tersebut.

Menurut sumber pemerintah dan advokasi, armada besar telah bergerak ke selatan dalam beberapa hari terakhir menuju perairan Peru.

Baca Juga: Prancis-Inggris-Jerman ramai-ramai menentang klaim China di Laut China Selatan

Seperti Amerika Serikat dan negara lain, Ekuador memiliki zona ekonomi eksklusif 200 mil laut lepas pantainya, di mana ia memiliki hak berdaulat atas semua sumber daya. Menurut laporan berita, pemerintah sedang mendiskusikan apakah bisa memperluas zona itu menjadi 350 mil laut.

Data yang dirilis LA Times menunjukkan, armada penangkapan ikan China di seluruh dunia sangat besar, dengan perkiraan mencapai 17.000 kapal yang berlayar di perairan jauh dari pantai China. Sebaliknya, AS melaporkan sekitar 300 kapal penangkap ikan di perairan internasional.

Selanjutnya: Rusia gelar latihan militer besar-besaran, lima negara lain ikut serta termasuk China




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×