kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.888   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

300 Kapal China bergerak ke perairan Peru dan Ekuador, pantai Amerika Selatan tegang!


Kamis, 24 September 2020 / 08:36 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi kapal China. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/pd.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Belakangan bulan itu, Penjaga Pantai Amerika Serikat mengirim salah satu kapalnya, Bertholf, ke daerah itu, berkoordinasi dengan angkatan laut Ekuador.

Pasukan gabungan berpatroli lebih dari 3.000 mil di perairan internasional dan Ekuador untuk memantau armada besar tersebut.

Menurut sumber pemerintah dan advokasi, armada besar telah bergerak ke selatan dalam beberapa hari terakhir menuju perairan Peru.

Baca Juga: Prancis-Inggris-Jerman ramai-ramai menentang klaim China di Laut China Selatan

Seperti Amerika Serikat dan negara lain, Ekuador memiliki zona ekonomi eksklusif 200 mil laut lepas pantainya, di mana ia memiliki hak berdaulat atas semua sumber daya. Menurut laporan berita, pemerintah sedang mendiskusikan apakah bisa memperluas zona itu menjadi 350 mil laut.

Data yang dirilis LA Times menunjukkan, armada penangkapan ikan China di seluruh dunia sangat besar, dengan perkiraan mencapai 17.000 kapal yang berlayar di perairan jauh dari pantai China. Sebaliknya, AS melaporkan sekitar 300 kapal penangkap ikan di perairan internasional.

Selanjutnya: Rusia gelar latihan militer besar-besaran, lima negara lain ikut serta termasuk China




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×