Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
4. Batasi pengeluaran yang tidak perlu
Charlie Munger, mitra bisnis lama Buffett, menyarankan bahwa membatasi "kebutuhan konyol" dapat menjadi pertahanan terhadap inflasi. Dengan menghindari pengeluaran konsumen yang berlebihan, individu dapat mengatasi tekanan inflasi dengan lebih baik.
Saran ini sejalan dengan filosofi Buffett untuk hidup di bawah kemampuan seseorang. Dengan mengendalikan pengeluaran dan menghindari pembelian yang tidak perlu, Anda dapat mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk investasi produktif yang berpotensi melampaui inflasi.
5. Terus tingkatkan nilai profesional
Penekanan Buffett pada pengembangan pribadi tidak hanya terbatas pada peningkatan daya beli seseorang. Ia menyarankan untuk terus meningkatkan keterampilan dan pengetahuan seseorang di bidang yang dipilih.
Investasi berkelanjutan pada diri sendiri ini membuat Anda lebih berharga bagi pemberi kerja atau klien dan memberikan keamanan kerja yang dapat menjadi krusial selama periode inflasi.
Tonton: Warren Buffett Bocorkan 6 Cara Menghindari Kebangkrutan
6. Bangun portofolio investasi yang terdiversifikasi
Meskipun Buffett dikenal dengan pendekatan investasinya yang terkonsentrasi, ia menyadari pentingnya diversifikasi bagi sebagian besar investor, terutama selama masa inflasi.
Portofolio yang terdiversifikasi dengan baik dapat membantu mengurangi risiko yang terkait dengan inflasi dengan menyebarkan investasi di berbagai kelas aset dan sektor.
Buffett menyarankan untuk menyertakan campuran saham yang mewakili perusahaan berkualitas tinggi, dana indeks S&P 500, dan mungkin beberapa obligasi berkualitas dengan imbal hasil tinggi.
Pendekatan yang seimbang ini membantu memastikan bahwa keseluruhan portofolio Anda dapat menahan tekanan inflasi dan terus tumbuh seiring waktu.