kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.781.000   -38.000   -2,09%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Abaikan Ancaman Putin, NATO akan Gelar Latihan Perang Nuklir 625 Mil dari Rusia


Rabu, 12 Oktober 2022 / 14:34 WIB
Abaikan Ancaman Putin, NATO akan Gelar Latihan Perang Nuklir 625 Mil dari Rusia
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg memberikan jumpa pers di akhir pertemuan para Menteri Luar Negeri NATO di markas besar Aliansi di Brussel, Belgia, Rabu (24/3/2021). Abaikan Ancaman Putin, NATO akan Gelar Latihan Perang Nuklir 625 mil dari Rusia.


Sumber: AP News | Editor: Noverius Laoli

Ketika rencana perangnya menjadi serba salah, Putin telah berulang kali mengisyaratkan bahwa dia dapat menggunakan senjata nuklir untuk melindungi keutuhan wilayah Rusia. Ancaman itu juga ditujukan untuk menghalangi negara-negara NATO mengirim senjata yang lebih canggih ke Ukraina.

NATO sebagai sebuah organisasi tidak memiliki senjata apapun. Senjata nuklir yang secara nominal terkait dengan NATO tetap berada di bawah kendali tegas tiga negara anggota yakni AS, Inggris, dan Prancis. 

Kelompok Perencanaan Nuklir rahasia aliansi akan bertemu pada hari Kamis di antara para menteri pertahanan.

Baca Juga: Prediksi Suram Sekjen NATO: Mobilisasi Rusia Bakal Menelan Lebih Banyak Korban Jiwa

Stoltenberg menggambarkan retorika nuklir Putin yang berputar-putar sebagai “berbahaya dan sembrono,” dan menggarisbawahi bahwa sekutu “juga telah menyampaikan dengan jelas kepada Rusia bahwa itu akan memiliki konsekuensi yang parah jika mereka menggunakan senjata nuklir dengan cara apa pun.”

“Kami memantau dengan cermat kekuatan nuklir Rusia,” kata Stoltenberg. 

“Kami belum melihat perubahan apa pun dalam sikap Rusia, tetapi kami tetap waspada.”


Survei KG Media

TERBARU

[X]
×