kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Akhir Era Smartphone Diperdebatkan, Sikap Apple Berbeda dari Musk hingga Zuckerberg


Senin, 05 Januari 2026 / 12:26 WIB
Akhir Era Smartphone Diperdebatkan, Sikap Apple Berbeda dari Musk hingga Zuckerberg
ILUSTRASI. Xiaomi 17 (CFOTO/Sipa USA via Reuters). Elon Musk, Bill Gates, dan Zuckerberg memiliki pandangan serupa: ponsel berbentuk persegi panjang bukanlah masa depan akhir komputasi personal.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Meski berbeda pandangan, Musk, Gates, Zuckerberg, dan Cook memiliki tujuan yang sama: menciptakan interaksi manusia dengan teknologi yang lebih cepat dan alami. Perbedaannya terletak pada bentuk perangkat dan kecepatan perubahan.

Musk menargetkan koneksi langsung ke otak, Gates membayangkan teknologi menyatu dengan kulit, Zuckerberg mendorong kacamata AR, sementara Cook mempertahankan smartphone sebagai jangkar utama ekosistem digital.

Dalam praktiknya, masa depan kemungkinan akan menggabungkan semua pendekatan tersebut. Kacamata AR saat ini masih bergantung pada smartphone, perangkat medis wearable terhubung ke aplikasi ponsel, dan asisten suara bekerja berdampingan dengan layar sentuh.

Baca Juga: Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang, Apple Janjikan Update Hingga Beberapa Tahun

Alih-alih era pasca-smartphone, satu dekade ke depan diperkirakan menjadi era multi-perangkat, di mana smartphone tetap berperan sebagai pusat kendali yang mengoordinasikan berbagai teknologi di sekitar tubuh manusia.

Transisi ini membawa manfaat sekaligus risiko. Di satu sisi, interaksi menjadi lebih alami dan efisien. Di sisi lain, muncul tantangan baru terkait privasi, etika, kesehatan mental, dan beban digital yang semakin kompleks.

Untuk saat ini, smartphone masih bertahan sebagai pusat komputasi personal. Perdebatan antara perubahan radikal dan evolusi bertahap akan terus berlangsung, seiring teknologi semakin mendekat ke tubuh manusia. Waktu dan kebiasaan pengguna akan menentukan arah mana yang akhirnya dominan.

Selanjutnya: Siang Ini, Rupiah Melemah ke Rp 16.756 per Dolar AS Efek Konflik AS-Venezuela

Menarik Dibaca: Promo HokBen Spesial Musim Hujan, Beli Hoka Ramen Gratis Bubur Hangat Khas Jepang




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×