kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.825.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.241   -67,00   -0,39%
  • IDX 7.129   -249,12   -3,38%
  • KOMPAS100 967   -37,26   -3,71%
  • LQ45 691   -25,11   -3,51%
  • ISSI 259   -8,46   -3,16%
  • IDX30 382   -11,34   -2,88%
  • IDXHIDIV20 471   -11,15   -2,31%
  • IDX80 108   -4,04   -3,60%
  • IDXV30 137   -2,36   -1,69%
  • IDXQ30 123   -3,19   -2,53%

Akhir Era Smartphone Diperdebatkan, Sikap Apple Berbeda dari Musk hingga Zuckerberg


Senin, 05 Januari 2026 / 12:26 WIB
Akhir Era Smartphone Diperdebatkan, Sikap Apple Berbeda dari Musk hingga Zuckerberg
ILUSTRASI. Xiaomi 17 (CFOTO/Sipa USA via Reuters). Elon Musk, Bill Gates, dan Zuckerberg memiliki pandangan serupa: ponsel berbentuk persegi panjang bukanlah masa depan akhir komputasi personal.


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Berbeda dari tiga tokoh tersebut, Tim Cook menolak menyatakan smartphone sudah berakhir. Apple memilih strategi koeksistensi, menjadikan iPhone sebagai pusat ekosistem yang menghubungkan berbagai perangkat lain.

Baca Juga: Setelah 14 Tahun, Apple Akhirnya Salip Samsung di Pasar Global

Apple Watch, AirPods, dan headset realitas campuran dikembangkan bukan sebagai pengganti iPhone, melainkan pelengkap. Hingga kini, iPhone tetap menjadi pengendali utama akun, aplikasi, pembayaran, dan konektivitas pengguna.

Cook menilai perubahan besar tidak harus terjadi secara tiba-tiba. Apple lebih memilih menambahkan inovasi secara bertahap, mulai dari kecerdasan buatan di perangkat, sensor canggih, hingga fitur komunikasi satelit darurat.

Selain alasan strategi, iPhone juga menjadi tulang punggung pendapatan Apple. Lebih dari itu, Cook menekankan faktor kebiasaan dan kepercayaan pengguna. Ponsel menyimpan data pribadi, keuangan, hingga pekerjaan, sehingga sulit digantikan oleh teknologi baru dalam waktu singkat.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×