kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Akibat covid-19, utang perusahaan-perusahaan global semakin menggunung


Senin, 13 Juli 2020 / 15:39 WIB
ILUSTRASI. FILE PHOTO: A picture illustration of U.S. dollar, Swiss franc, British pound and Euro bank notes January 26, 2011. REUTERS/Kacper Pempel/Illustration/File Photo


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Noverius Laoli

Perusahaan yang termasuk dalam indeks utang baru setidaknya saat ini sudah berutang hampir 40% lebih banyak dibanding tahun 2014, pun pertumbuhan utang sejatinya sekarang sudah melampaui pertumbuhan laba.

Pendapatan sebelum pajak untuk 900 perusahaan global telah meningkat 9,1% secara kolektif menjadi US$ 2,3 triliun. Sementara rasio utang terhadap keuangan pemegang saham atau gearing ratio telah mencapai rekor 59% pada 2019. Sedangkan, proporsi laba yang ditujukan untuk pembayaran bunga juga telah mencapai posisi tertinggi.

Baca Juga: Mengenakan face shield tanpa masker, perlindungan terhadap Covid-19 tak maksimal

Perusahaan asal AS berutang hampir setengah dari perusahaan dunia atau sebesar US$ 3,9 triliun, studi mencatat peningkatannya saat ini merupakan yang tercepat dalam lima tahun terakhir, kecuali Swiss di mana telah ada gelombang transaksi merger dan akuisisi.

Jerman berada di nomor dua dengan total utang mencapai US$ 762 miliar. Perusahaan Jerman mencakup tiga perusahaan yang paling berhutang di dunia termasuk Volkswagen dengan nilai utang mencapai US$ 192 miliar, tidak jauh dari utang negara-negara menengah seperti Afrika Selatan atau Hongaria.

Sebaliknya, seperempat perusahaan dalam indeks justru tidak punya hutang sama sekali dan beberapa memiliki cadangan uang tunai yang besar. Salah satunya adalah Aplhabet pemilik Google dengan total uang kas mencapai US$ 104 miliar.




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×