kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Angka Pengangguran Capai Rekor, Kaum Muda China Hadapi Pasar Kerja Suram


Rabu, 21 Juni 2023 / 05:23 WIB
Angka Pengangguran Capai Rekor, Kaum Muda China Hadapi Pasar Kerja Suram


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pada pertemuan Dewan Negara di bulan April, Perdana Menteri China Li Qiang berjanji untuk memastikan kesempatan kerja yang stabil bagi kaum muda.

"Kita harus mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan skala lapangan kerja di perusahaan manufaktur dan perdagangan luar negeri, mengoptimalkan kurikulum universitas, dan meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan dan pelatihan keterampilan berdasarkan permintaan pasar," kata Li.

Namun, langkah-langkah stimulus yang diharapkan untuk ekonomi, termasuk bantuan untuk meningkatkan pasar pekerjaan, masih jauh dari yang diharapkan.

Salah satu alasan mengapa sektor swasta China yang tadinya mengalami pertumbuhan tinggi namun kini mengalami pertumbuhan yang jauh lebih lambat adalah karena tindakan keras pemerintah terhadap perusahaan properti, raksasa teknologi, dan perusahaan les privat.

"Saat Beijing menjalankan ekonomi yang dipimpin negara, perusahaan swasta menyediakan hingga 80% lapangan pekerjaan perkotaan China," tulis Yu Jie, seorang peneliti senior China di think tank Chatham House yang berbasis di London.

Dia menambahkan, sektor-sektor ini mengandalkan kaum muda yang mau bekerja berjam-jam untuk gaji yang lebih rendah.

Baca Juga: Xi Jinping dan Blinken Setuju untuk Menstabilkan Hubungan AS-Tiongkok

Liu Qian, berbekal gelar di bidang fintech, telah mencari pekerjaan selama enam bulan terakhir.

“Ada lusinan start-up fintech ketika saya masuk universitas, tetapi banyak yang menghilang selama dua tahun terakhir setelah pemerintah memperketat aturan yang mengatur sektor ini,” katanya.

"Orang tua saya sekarang ingin saya belajar untuk ujian pegawai negeri, untuk melihat apakah saya bisa mendapatkan pekerjaan di perusahaan milik negara."

Peluangnya sulit.

Media pemerintah melaporkan, lebih dari 7,7 juta pelamar mengikuti ujian pegawai negeri tahun ini, untuk memenuhi syarat untuk sekitar 200.000 pekerjaan pemerintah di tingkat nasional dan provinsi.

Frustrasi atas persaingan sengit untuk pekerjaan bergaji tinggi telah memicu meme online untuk membuang gelar, dengan para lulusan juga memposting foto diri mereka tergeletak di tanah atau dalam berbagai pose putus asa.


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×