kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.678   92,00   0,52%
  • IDX 6.456   -267,61   -3,98%
  • KOMPAS100 855   -37,90   -4,24%
  • LQ45 636   -21,59   -3,28%
  • ISSI 233   -9,88   -4,07%
  • IDX30 361   -9,96   -2,68%
  • IDXHIDIV20 446   -9,21   -2,02%
  • IDX80 98   -3,83   -3,76%
  • IDXV30 127   -2,90   -2,23%
  • IDXQ30 116   -2,88   -2,42%

Anwar Ibrahim tuding kepolisian berniat jahat saat menyelidiki daftar pendukungnya


Sabtu, 17 Oktober 2020 / 14:28 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin oposisi Malaysia Dato' Sri Anwar Ibrahim (tengah) didampingi pengacaranya Ramkapal Singh (kiri) melakukan jumpa pers di depan kantor Polisi Diraja Malaysia (PDRM) Bukit Aman, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (16/10/2020).


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Namun istana kemudian mengatakan Anwar hanya memberikan jumlah anggota parlemen yang menurutnya mendukung upayanya untuk menjadi perdana menteri dan bukan identitas mereka, dan mendesaknya untuk menghormati proses konstitusi.

Pernyataan polisi menegaskan Anwar sedang diselidiki untuk enam kasus, termasuk tuduhan sodomi dan untuk membuat klaim bahwa pemerintahan Muhyiddin telah jatuh karena kurangnya dukungan parlemen.

Anwar, yang menghabiskan hampir 10 tahun di penjara atas tuduhan sodomi yang dia bantah, mengatakan pada hari Jumat (16/10) bahwa dia menganggap tuduhan sodomi sebagai plot politik untuk menekannya pada saat yang genting.

Selanjutnya: Anwar akan bentuk pemerintahan baru, Muhyiddin serahkan pada keputusan Raja Malaysia




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×