kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Anwar Ibrahim tuding kepolisian berniat jahat saat menyelidiki daftar pendukungnya


Sabtu, 17 Oktober 2020 / 14:28 WIB
ILUSTRASI. Pemimpin oposisi Malaysia Dato' Sri Anwar Ibrahim (tengah) didampingi pengacaranya Ramkapal Singh (kiri) melakukan jumpa pers di depan kantor Polisi Diraja Malaysia (PDRM) Bukit Aman, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (16/10/2020).


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Namun istana kemudian mengatakan Anwar hanya memberikan jumlah anggota parlemen yang menurutnya mendukung upayanya untuk menjadi perdana menteri dan bukan identitas mereka, dan mendesaknya untuk menghormati proses konstitusi.

Pernyataan polisi menegaskan Anwar sedang diselidiki untuk enam kasus, termasuk tuduhan sodomi dan untuk membuat klaim bahwa pemerintahan Muhyiddin telah jatuh karena kurangnya dukungan parlemen.

Anwar, yang menghabiskan hampir 10 tahun di penjara atas tuduhan sodomi yang dia bantah, mengatakan pada hari Jumat (16/10) bahwa dia menganggap tuduhan sodomi sebagai plot politik untuk menekannya pada saat yang genting.

Selanjutnya: Anwar akan bentuk pemerintahan baru, Muhyiddin serahkan pada keputusan Raja Malaysia




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×