kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.413.000   30.000   1,26%
  • USD/IDR 16.702   47,00   0,28%
  • IDX 8.509   -37,16   -0,43%
  • KOMPAS100 1.173   -6,40   -0,54%
  • LQ45 846   -6,27   -0,74%
  • ISSI 301   -0,86   -0,28%
  • IDX30 436   -3,82   -0,87%
  • IDXHIDIV20 504   -3,85   -0,76%
  • IDX80 132   -0,78   -0,59%
  • IDXV30 138   0,50   0,36%
  • IDXQ30 139   -1,24   -0,89%

Anwar Ibrahim tuding kepolisian berniat jahat saat menyelidiki daftar pendukungnya


Sabtu, 17 Oktober 2020 / 14:28 WIB
Anwar Ibrahim tuding kepolisian berniat jahat saat menyelidiki daftar pendukungnya
ILUSTRASI. Pemimpin oposisi Malaysia Dato' Sri Anwar Ibrahim (tengah) didampingi pengacaranya Ramkapal Singh (kiri) melakukan jumpa pers di depan kantor Polisi Diraja Malaysia (PDRM) Bukit Aman, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (16/10/2020).


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Namun istana kemudian mengatakan Anwar hanya memberikan jumlah anggota parlemen yang menurutnya mendukung upayanya untuk menjadi perdana menteri dan bukan identitas mereka, dan mendesaknya untuk menghormati proses konstitusi.

Pernyataan polisi menegaskan Anwar sedang diselidiki untuk enam kasus, termasuk tuduhan sodomi dan untuk membuat klaim bahwa pemerintahan Muhyiddin telah jatuh karena kurangnya dukungan parlemen.

Anwar, yang menghabiskan hampir 10 tahun di penjara atas tuduhan sodomi yang dia bantah, mengatakan pada hari Jumat (16/10) bahwa dia menganggap tuduhan sodomi sebagai plot politik untuk menekannya pada saat yang genting.

Selanjutnya: Anwar akan bentuk pemerintahan baru, Muhyiddin serahkan pada keputusan Raja Malaysia




TERBARU

[X]
×