Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah barat daya China pada Senin (18/5/2026) dini hari.
Bencana ini menewaskan dua orang dan memaksa lebih dari 7.000 warga di Kota Liuzhou, wilayah Guangxi, mengungsi.
Baca Juga: Australia Blokir Pengaruh China di Tambang Rare Earth Northern Minerals
Media pemerintah China melaporkan operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, sementara otoritas mengingatkan adanya potensi gangguan transportasi di wilayah terdampak.
Berdasarkan laporan CCTV dan kantor berita Xinhua, dua korban dipastikan meninggal dunia dan satu orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Empat orang juga dilarikan ke rumah sakit, namun tidak mengalami luka yang mengancam jiwa.
Gempa tersebut turut menyebabkan 13 bangunan roboh pada Senin dini hari.
Baca Juga: Harga Rumah Baru China Turun Paling Lambat dalam Setahun pada April 2026
Otoritas perkeretaapian China juga memperingatkan adanya gangguan transportasi karena pemeriksaan terhadap kondisi jalur rel masih dilakukan untuk memastikan keamanan infrastruktur.
Meski demikian, media pemerintah menyebut jaringan komunikasi, listrik, pasokan air dan gas, serta lalu lintas di wilayah terdampak masih beroperasi normal.













