kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Arab Saudi berhasil melakukan enam kesepakatan kerja sama KPBU


Rabu, 13 Maret 2019 / 20:32 WIB


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Yudho Winarto

Arab Saudi sebelumnya menargetkan 35 miliar hingga 40 miliar riyal (US$ 9,3 miliar- US$ 10,0 miliar) pendapatan negara di luar minyak pada tahun 2020. Selain dari kemitraan antara pemerintah dan swasta, sebagian dari target itu diharapkan akan berasal dari penjualan aset.

Namun terdapat beberapa kesalahan awal dalam mendorong rencana tersebut. Salah satunya adalah rencana Initial Public Offering (IPO) perusahaan minyak raksasa Saudi Aramco. Namun akhirnya IPO itu disebutkan baru akan terjadi pada 2021.

Sementara rencana untuk menjual pabrik tepung adalah rencana privatisasi Arab Saudi yang masih terus dipersiapkan. Permintaan proposal akan diluncurkan dalam beberapa bulan ke depan.

Perusahaan asal Amerika Serikat, India, Belanda, Spanyol dan negara-negara Eropa lainnya masuk menjadi bagian dari 10 konsorsium yang ikut dalam pra-kualifikasi.

Adapun undang-undang yang akan mengatur kemitraan pemerintah di Arab Saudi akan disetujui pada paruh kedua 2019.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×