kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

AS bentuk aliansi pertahanan baru, Malaysia cari tahu posisi China


Rabu, 22 September 2021 / 23:10 WIB


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Menurut Hishammuddin, dia telah mendesak Menteri Pertahanan Australia Peter Dutton untuk mendekati Brunei, Ketua ASEAN, serta Kamboja, Myanmar, Laos, dan Vietnam, tetangga China, untuk mengatasi kekhawatiran tentang keamanan kawasan.

“Kekuatan kami bukan ketika kami sendiri, kekuatan kami adalah ketika 10 negara anggota ASEAN ini bersatu untuk melihat posisi dan keamanan kawasan dipertahankan,” tegas Hishammudin.

Hishammuddin menambahkan, fokus saat ini adalah untuk menyeimbangkan dua kekuatan besar dalam konteks AUKUS, ditambah hubungan Malaysia dengan Five Power Defense Arrangements.

Ini merupakan pakta konsultasi tahun 1971 yang dicapai pada puncak perang dingin antara Inggris, Australia, Selandia Baru, Malaysia, dan Singapura.

"Itu harus digunakan sebagai pengungkit untuk menyeimbangkan kekuatan utama," imbuhnya.

Selanjutnya: Korea Utara: Kapal selam Australia bisa memicu perlombaan senjata nuklir




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×