kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.629.000   26.000   1,00%
  • USD/IDR 17.947   -95,00   -0,53%
  • IDX 6.351   31,53   0,50%
  • KOMPAS100 835   3,22   0,39%
  • LQ45 634   -1,22   -0,19%
  • ISSI 220   1,96   0,90%
  • IDX30 356   -1,18   -0,33%
  • IDXHIDIV20 435   -3,83   -0,87%
  • IDX80 95   0,21   0,22%
  • IDXV30 120   -0,51   -0,42%
  • IDXQ30 113   -0,52   -0,45%

AS beri peringatan perusahaan pelayaran China untuk tidak sembunyikan minyak Iran


Rabu, 16 Oktober 2019 / 15:45 WIB
ILUSTRASI. Kontainer dari China Ocean Shipping Company (COSCO) di sebuah pelabuhan di Shanghai, China, 17 Februari 2016.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Pemerintah AS pada Selasa (15/10) lalu menyatakan, pihaknya secara independen sudah mengonfirmasi bahwa COSCO Shipping Tanker telah mematikan AIS di kapal-kapal milik mereka. Semua kecuali tiga kapal kini bisa dilacak sejak laporan Reuters pada 9 Oktober memberitakan hal itu.

Lokasi terbaru untuk very large crude carriers (VLCC) Yuan Shan Hu dan Cosglad Lake masih belum tersedia antara 8 Oktober hingga 16 Oktober. Sementara kapal tanker berukuran besar jenis Aframax, Yang Mei Hu tidak bisa dilacak sejak 11 Oktober.

COSCO Shipping Tanker mengatakan dalam pernyataan melalui e-mail kepada Reuters, tidak ada kapal milik mereka yang mematikan atau berhenti mengirimkan sinyal AIS. "Kami akan terus mematuhi hukum dan peraturan yang berlaku dalam menjalankan operasi bisnis," ujar COSCO Shipping Tanker.

Baca Juga: Iran klaim temukan cadangan gas alam baru yang bisa mendatangkan US$ 40 miliar

Organisasi Maritim Internasional meminta kapal menggunakan transponder untuk keselamatan dan transparansi. Kru bisa mematikan perangkat itu jika ada pembajakan atau bahaya serupa. Tetapi, transponder sering dimatikan untuk menyembunyikan lokasi kapal selama kegiatan ilegal.

"Kami benar-benar akan menggunakan kapal pada saat ini karena setiap kapal sangat penting bagi perekonomian Iran," kata pejabat Pemerintah AS lainnya yang menolak namanya ditulis kepada Reuters.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×