kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

AS dan Jepang peringatkan China atas pemaksaan juga perilaku destabilisasi di kawasan


Selasa, 16 Maret 2021 / 16:18 WIB
ILUSTRASI. Sebuah pembom B-52H Stratofortress dan enam jet tempur F-16 Fighting Falcons dari AS melakukan pelatihan bersama dengan empat jet tempur F-2 Angkatan Udara Bela Diri Jepang di lepas pantai Utara Jepang, Februari 4, 2020.


Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

Pernyataan bersama para menteri menyerukan lagi agar "denuklirisasi lengkap" Pyongyang, memperingatkan persenjataan Korea Utara "menimbulkan ancaman bagi perdamaian dan stabilitas internasional".

Tapi, Blinken menolak untuk memberikan komentar apapun atas pernyataan dari adik perempuan Kim Jong Un, yang memperingatkan Washington agar tidak "berjuang untuk menyebarkan bau mesiu di tanah kami dari seberang lautan".

"Kami sedang melihat, apakah berbagai langkah tekanan tambahan bisa efektif, apakah ada jalur diplomatik yang masuk akal, semua itu sedang ditinjau," kata Blinken, seperti dilansir Channel News Asia.

"Ke depan, kami memiliki tekad bersama untuk menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh Korea Utara, terutama dalam hal program rudal nuklirnya, serta tentu saja pelanggaran hak asasi manusia," tegasnya.

Selanjutnya: Adik Kim Jong Un: Lebih baik Biden tak lakukan hal-hal yang mencegahnya tidur nyenyak




TERBARU

[X]
×