kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

AS lanjutkan penjualan tiga senjata ke Taiwan, Beijing ancam Washington


Selasa, 13 Oktober 2020 / 05:36 WIB
ILUSTRASI. Amerika terus berupaya melakukan penjualan tiga senjata canggih ke Taiwan.


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Itu terjadi pada saat China secara signifikan meningkatkan aktivitas militer di dekat Taiwan dan ketika hubungan AS-China telah jatuh ke titik terendah dalam beberapa dekade terakhir. 

Berbicara pada hari Rabu pekan lalu, penasihat keamanan nasional AS, Robert O'Brien, memperingatkan agar China tidak berupaya untuk merebut kembali Taiwan dengan paksa. Dia bilang, ada banyak ambiguitas tentang bagaimana Amerika Serikat akan merespons.

Baca Juga: Beijing bisa gerah, Pompeo peringatkan tentang aktivitas jahat China di Asia-Pasifik

Amerika Serikat diwajibkan oleh undang-undang untuk memberi Taiwan sarana membela diri. Akan tetapi, belum dijelaskan apakah AS akan campur tangan secara militer jika terjadi serangan China, sesuatu yang kemungkinan besar akan mengarah pada konflik yang lebih luas dengan Beijing.

O'Brien mengatakan Taiwan perlu berinvestasi dalam berbagai kemampuan pertahanan militer termasuk lebih banyak rudal jelajah pertahanan pesisir, ranjau laut, kapal serang cepat, artileri bergerak, dan aset pengawasan canggih.

Selanjutnya: PM Taiwan: Saya akan gunakan sapu jika perlu untuk melawan serangan China




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×