kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.032   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.236   49,76   0,80%
  • KOMPAS100 817   5,56   0,69%
  • LQ45 621   2,39   0,39%
  • ISSI 215   1,38   0,65%
  • IDX30 350   1,18   0,34%
  • IDXHIDIV20 430   0,35   0,08%
  • IDX80 93   0,50   0,54%
  • IDXV30 118   0,33   0,28%
  • IDXQ30 112   0,18   0,16%

AS Laporkan Minat Besar dalam Pendanaan Chip Semikonduktor Senilai US$ 52 Miliar


Rabu, 09 Agustus 2023 / 19:01 WIB
ILUSTRASI. U.S. President Joe Biden meets with Chinese President Xi Jinping on the sidelines of the G20 leaders' summit in Bali, Indonesia, November 14, 2022. REUTERS/Kevin Lamarque 


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Mereka juga memastikan agar China tidak mendapatkan keuntungan dari pendanaan ini dan menetapkan kriteria bagi perusahaan yang mencari penghargaan.

Subsidi yang diharapkan diberikan berkisar antara 5% - 15% dari belanja modal proyek. Raimondo menegaskan bahwa Departemen tidak akan memberikan dana tanpa pertimbangan yang matang.

Setelah menentukan proyek yang memenuhi syarat, otoritas akan memutuskan jumlah dana yang diberikan dengan kombinasi hibah, pinjaman, atau jaminan pinjaman.

Baca Juga: Balas AS, China Batasi Ekspor Bahan Baku Logam untuk Chip

Selain itu, undang-undang ini mengalokasikan US$ 11 miliar untuk penelitian dan pengembangan semikonduktor tingkat lanjut dengan fokus pada Pusat Teknologi Semikonduktor Nasional. 

Diskusi antara berbagai departemen sedang berlangsung untuk mendirikan pusat integratif untuk penelitian dan pengembangan di ekosistem semikonduktor. Lokasi pusat tersebut masih belum ditentukan.




TERBARU

[X]
×