kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

AS mau buat armada angkatan laut baru di Singapura, untuk menantang China?


Kamis, 19 November 2020 / 09:47 WIB
ILUSTRASI. Kapal induk USS John C. Stennis. U.S. Navy/Mass Communication Specialist 1st Class Ryan D. McLearnon/Handout via REUTERS. 


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Analis maritim Asia sendiri menggambarkan proposal Washington yang tiba-tiba ini adalah sebuah percobaan sepihak oleh pemerintahan Trump yang sebentar lagi akan tergeser oleh Joe Biden. 

Di saat negara-negara Asia pada umumnya terus menyambut kehadiran Amerika sebagai pelindung terhadap China, para pengamat mengatakan pangkalan permanen baru AS di kawasan itu akan menyebabkan lebih banyak kekhawatiran di Beijing daripada yang bisa ditanggung oleh pemerintah di kawasan tersebut.

Baca Juga: Konflik dengan India, China diduga pakai senjata yang bisa memasak hidup-hidup musuh

"Saya yakin pemerintahan Biden akan lebih berhati-hati terhadap kepekaan politik regional untuk meninjau [proposal] secara tepat dengan sekutu dan mitra AS, jika tidak membatalkan rencana itu langsung pada Januari mendatang," kata pengamat keamanan regional Collin Koh.

Sementara pengamat dari Sekolah Studi Internasional S. Rajaratnam Olli Pekka Suorsa usulan tersebut cuma dimaksudkan sebagai sinyal dari AS ke China soal niat jangka panjang Washington dan tekad untuk bersaing dengan Beijing.

Selanjutnya: Bikin cemas, rekaman serangan amfibi tentara China beredar luas




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×