kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.548   18,00   0,10%
  • IDX 6.760   -99,10   -1,44%
  • KOMPAS100 900   -16,13   -1,76%
  • LQ45 661   -8,64   -1,29%
  • ISSI 245   -3,34   -1,35%
  • IDX30 373   -3,50   -0,93%
  • IDXHIDIV20 457   -4,67   -1,01%
  • IDX80 102   -1,51   -1,45%
  • IDXV30 130   -1,62   -1,23%
  • IDXQ30 119   -0,93   -0,77%

Awan Perang di Karibia: Apakah Trump Siap Serang Venezuela?


Senin, 01 Desember 2025 / 07:35 WIB
Awan Perang di Karibia: Apakah Trump Siap Serang Venezuela?
ILUSTRASI. Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu (29/11/2025) lalu menyatakan bahwa wilayah udara Venezuela telah “ditutup”, tanpa menjelaskan detailnya. REUTERS/Anna Rose Layden


Sumber: Al Jazeera | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Benarkah Venezuela Sumber Utama Narkoba ke AS?

Narasi Trump mengaitkan Venezuela dengan jaringan narkoba internasional, namun data resmi DEA dan Departemen Luar Negeri AS menunjukkan:

  • Sumber utama fentanyl adalah kartel Meksiko, bukan Venezuela
  • Mayoritas narkoba memasuki AS melalui perbatasan darat, bukan jalur laut Karibia yang kini menjadi target serangan
  • Untuk kokain, Venezuela hanyalah jalur transit, bukan produsen utama.
  • Kolombia masih menjadi produsen terbesar, dan sebagian besar kokain yang melewati Venezuela justru menuju Eropa, bukan ke AS.

Kesimpulan

Ketegangan antara AS dan Venezuela semakin meningkat setelah Trump menutup akses udara dan mengirim kekuatan militer besar ke kawasan Karibia. Sementara AS berdalih melawan narkoba, banyak analis menilai langkah tersebut adalah bagian dari upaya menggulingkan Maduro dan menguasai aset strategis Venezuela, terutama minyak. Secara hukum, banyak pakar menyebut tindakan Trump tidak sah, dan risiko konflik militer terbuka semakin nyata.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×