kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 17.940   -67,00   -0,37%
  • IDX 6.176   67,33   1,10%
  • KOMPAS100 814   12,72   1,59%
  • LQ45 622   13,33   2,19%
  • ISSI 212   0,39   0,18%
  • IDX30 351   8,04   2,34%
  • IDXHIDIV20 438   9,47   2,21%
  • IDX80 93   1,54   1,68%
  • IDXV30 117   0,44   0,38%
  • IDXQ30 113   2,94   2,65%

Bagaimana Jeff Bezos mengubah Washington Post dari rugi menjadi untung?


Minggu, 18 Agustus 2019 / 06:20 WIB
Jeff Bezos


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Graham mengatakan, ia yang menawarkan koran milik keluarga tersebut kepada Bezos enam tahun lalu. Ia menawarkan The Washington Post kepada Bezos karena mereka sebelumnya merupakan salah satu pelanggan terbesar di perusahaan milik Bezos yakni Amazon sehingga memahami perkembangan Amazon sejak awal dibesarkan Bezos.

Dalam pembicaran awal dengan Bezos, saat menawarkan The Washington Post, Graham mengaku sangat terkesan.

Ia memuji karakteristik Bezos dalam berpikir jangka panjang untuk kesuksesan Amazon. Karena itu, ia juga yakin Bezos merupakan nahkoda terbaik untuk dipercayakan memiliki dan memimpin The Washington Post.

Baca Juga: Warren Buffett tambah kepemilikan saham Amazon sebanyak 11%

Graham tak menepis banyaknya kritikan kepada perusahaan Bezos yakni Amazon. Ada yang mengatakan Amzon terlalu mahal dan perusahaan itu akan bangkrut.

Namun pasca perbincangan awal dengan Bezos, Graham tahu Bezos berpikir untuk jangka panjang, kendati ia juga tetap memikirkan perkembangan perusahaan secara kuartalan.

Namun Bezos memiliki karakteristik untuk jangka panjang.  Hal itu terlihat bagaimana ia mempersiapkan Amazon menjadi perusahaan wahid berkelas dunia. Pertama ia mentransformasikan perusahaan itu dari perusahaan penerbitan, kemudian menjadi perusahaan perdagangan.

Setelah 24 tahun Bezos mendirikan Amzon, perusahaan ini memilik nilai hampir US$ 900 miliar dan pernah menembus seniali US$ 1 triliun pada September 2018 lalu. Saat ini Bezos juga tengah mengembangkan perusahaan Blue Origin, sebuah perusahaan yang mengeksplorasi kedirgantaraan yang memiliki semboyang: Langkah Demi Langkah Sengit.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×